Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 12:18:23 WIB
PRO SUMBAR

Narkoba Sumbar Fase Kritis

Disdik Diminta Rutin Razia Pelajar

Padang Ekspres • Kamis, 24/05/2012 13:19 WIB • ARZIL & RIKI SUARDI • 449 klik

Padang, Padek—Saat ini, kasus narkoba yang terjadi di Sumbar, bisa dikatakan mulai masuk fase kritis. Tiap tahun, penanganan kasus tersebut yang berhasil diungkap jajaran ke­po­lisian Sumbar terus naik. Me­mi­ris­kan lagi, dari para pe­laku nar­koba yang berhasil dia­man­kan, dominannya dari kalangan re­maja atau generasi muda.

 

“Peningkatan jumlah kasus narkoba di Sumbar saat itu perlu kita waspadai. Sebab pe­nga­ruhnya sudah sampai ke pelosok desa atau nagari di Sumbar. Pelakunya pun tidak pandang usia,” ungkap wakil ketua Ko­misi IV DPRD Sumbar Su­wir­pen Suib kepada Padang Ek­s­pres kemarin, terkait makin maraknya kasus narkoba di Sumbar.

 

Walau kepolisian sering melakukan razia dan pena­ng­kapan para pelaku, tetap saja barang haram tersebut beredar di tengah masyarakat.

 

“Tampaknya masyarakat tidak lagi takut dengan ancaman hukuman yang akan diteri­ma­nya jika tertangkap dan terbukti se­bagai pemakai maupun pe­ngedar narkoba,” terang Suwir­pen lagi.

Dalam pengamatannya, dari pelaku narkoba yang diamankan polisi, kebanyakan dari kalangan usia sekolah,mahasiswa atau pun remaja yang putus sekolah.

 

“Memang untuk memutus mata rantai peredaraan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial. Butuh komitmen ber­sama, baik polisi, masyarakat dan juga dinas teknis terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan. Sebab narkoba juga sudah men­jalar ke kalangan pelajar,” ung­kap politisi Demokrat ter­sebut.  

 

Khusus untuk Dinas Pen­di­dikan yang juga mitra kerja dari Komisi IV DPRD Sumbar, Su­wir­pen meminta jajaran dinas teknis itu untuk rutin melakukan razia terhadap para pelajar.

Dirinya berasumsi, bukan tidak mungkin para pelajar tersebut juga bisa melebarkan jaringan peredaran narkoba melalui teman-temannya. Dan hal itu harus menjadi perhatian serius dari pihak dinas maupun sekolah bersangkutan.  

 

Pihak Polda Sumbar juga meyakini kasus Narkoba di Sumbar bakal naik dibanding sebelumnya. Selama triwulan I 2012 (Januari-Maret) Polda Sumbar mencatat sudah 120 kasus nar­koba yang diungkap tersangkanya 180 orang. Sedangkan 2011 jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap sebanyak 361 kasus, dan 2010 sebanyak 321 kasus.  “Seluruh barang bukti itu, telah kami amankan di Mapolda maupun polres-polres lainnya,” terang Pjs Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Mainar Sugianto. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!