Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:33:05 WIB
PRO SUMBAR

Kebutuhan Rumah Guru Mendesak

Padang Ekspres • Selasa, 22/05/2012 14:04 WIB • * • 185 klik

Dharmasraya, Padek—Untuk meningkatkan mutu pendidikan, haruslah didukung dari segala bidang. Tidak saja dengan kebera­daan guru, kondisi sekolah yang memadai. Namun fasilitas guru seperti Rumah Dinas (Rumdis) untuk tempat tinggal guru juga harus tersedia dengan layak.

 

Namun, saat ini belum semua se­kolah di Dharmasraya memiliki ru­mah dinas guru. Terutama seko­lah-sekolah yang cukup jauh jarak tem­puhnya dari kabupaten. Hal ini di­alami oleh Sekolah Dasar 23 Pu­lau Punjung transmigrasi II Sungai Kambut.

 

Hal ini dibenarkan Kepala se­kolah SD 23 Pulau Punjung, Tau­fik. Menurutnya, sekolah diba­wah pim­­pinannya itu berdiri sejak 2007. Namun sampai sekarang be­lum juga memiliki rumah dinas guru. Padahal rumdis ini sangat di­bu­tuhkan oleh tenaga pengajar yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi sekolah.

 

“Kita berharap Pemkab meng­alo­kasikan sebagian dana untuk pembangunan rumah dinas guru di sekolah tersebut,” kata Taufik.

 

Dikatakannya, kebutuhan rum­dis ini sering dikeluhkan oleh para gu­ru, terutama bagi guru yang tem­pat tinggalnya jauh dari lokasi seko­lah.

 

”Jika musim panas mungkin me­reka masih bisa mengulang dari tem­pat tinggalnya. Namun, jika tu­run hujan, jalan menuju kese­kolah becek dan sulit untuk ditempuh,” ungkap Taufik.

Terpisah sekretaris Dinas Pen­di­di­kan Pemuda dan Olahraga, Ali Umar mengatakan, keluhan terse­but sudah sering didengar pihak­nya.

 

”Namun untuk sekarang ini kita ma­s­ih membutuhkan  pemba­ngu­nan ruang kelas baru bagi se­ko­lah-se­kolah yang ada. Jadi kita ber­ha­rap kepada sekolah yang belum me­miliki rumdis untuk bersabar,” harapnya. (ita)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!