Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 09:46:01 WIB
PRO SUMBAR

Tes Masuk RSBI SMAN 1 lebih Sulit dari UN

Padang Ekspres • Jumat, 18/05/2012 14:34 WIB • * • 2099 klik

Padangpanjang, Padek—Mes­ki telah mendapat tambahan satu lokal menampung calon siswa, jumlah pendaftar yang harus tersingkir setelah melalui tes masuk di SMAN 1 Padang­pan­jang, mencapai 635 orang. Se­kolah unggulan favorit yang ber­sta­tus RSBI itu, pada Tahun Aja­ran (TA) 2012/2013 hanya mam­pu menampung 240 siswa. Ma­sing-masing 150 luar asrama untuk 5 lokal dan 90 siswa asra­ma yang dibagi 3 lokal.

 

“Untuk luar asrama yang 5 lo­kal tersebut, telah terjadi pe­nam­bahan 1 lokal dibanding tahun lalu. Masing-masing lokal nanti­nya akan diisi 30 siswa. Baik luar as­rama, maupun lokal siswa a­s­rama,” tutur Kepsek SMAN 1 Pa­dangpanjang, Devita kepada Pa­dang Ekspres kemarin.

 

Terhadap 240 siswa yang te­lah dinyatakan lulus tes dan me­nyandang status sebagai calon pe­­serta didik SMAN 1 Pa­dang­panjang, dikatakan Devi­ta terda­pat persentase penerimaan dari luar Padangpanjang dan luar pro­vinsi. Seperti tahun sebe­lumnya, jatah siswa asrama untuk luar pro­vinsi diberikan 10 persen atau 6 orang. Namun pada TA kali ini, disebutkan Devita yang mampu melewati tes dan memenuhi syarat hanya 2 orang.

 

”Begitu juga dengan jatah un­tuk calon siswa luar Padang­pan­jang, 10 persen dari 150. Namun yang memenuhi syarat dan dapat di­terima hanya 12 orang,” ung­kapnya.

 

Tidak terpenuhinya kuota yang disediakan untuk luar pro­vinsi dan Padangpanjang, dika­ta­kan Devita sebagai salah satu buk­ti terjadinya peningkatan kua­litas lulusan SMP di kota itu.

 

”Mungkin satu penyebab ke­na­pa kuota yang kita sediakan un­tuk menampung anak-anak luar Padangpanjang tidak terpe­nu­hi, mengacu pada hasil tes. Tes yang diberikan, benar-benar se­perti ujian dengan tingkat ke­sulitannya melebihi Ujian Nasio­nal,” jelasnya.

 

Tes masuk RSBI SMAN 1 Pa­dang­panjang, disebutkannya me­le­­bihi tingkat kesulitan UN di­se­bab­kan karena memang ber­fung­si sebagai penjaringan calon sis­wa sekolah unggul tersebut. Na­mun demikian, Devita me­nyata­kan materi tes yang diberikan te­tap mengacu pada SKL UN 2012 ini.

 

Persyaratan terakhir sebagai ca­lon siswa SMAN 1 Padang­pan­jang, yang telah lulus dan men­daf­tar ulang hingga 16 Mei ke­ma­rin, harus menyerahkan SKHU/SKHUN yang dilegalisir pada 4-5 Juni mendatang. Jika calon sis­wa yang tadinya telah lulus tes dan tidak menyerahkan SKHUN se­perti jadwal yang ditetapkan, di­anggap mengundurkan diri dan dinyatakan gugur.

 

”Sementara untuk calon siswa ca­dangan, pada saat mendaftar ulang 6-7 Juni mendatang harus su­dah dilengkapi atau menyer­ta­kan nilai NEM,” pungkas De­vita mengingatkan. (wr)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!