- 13:32 WIB
- 13:30 WIB
- 13:27 WIB
- 13:24 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:21 WIB
- 13:15 WIB
Megaproyek Terhambat Pembebasan Tanah
Padang Ekspres • Selasa, 01/05/2012 10:54 WIB • (mg4) • 1113 klik
Mentawai, Padek—Mengejar ketertinggalan Kabupaten Kepulauan Mentawai, tahun 2012 ini, megaproyek pembangunan direncanakan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di berbagai sektor. Desa sebagai pemerintahan terendah dituntut menjadi garda terdepan pembangunan.
Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet menyatakan, hampir semua pembangunan di Mentawai terkendala pembebasan tanah. Akibatnya, Pemkab Mentawai tidak maksimal melakukan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan serta meningkatkan ekonomi masyarakat.
”Saya minta doa restu dan dukungan semua kepala desa, bahwa Mentawai akan membangun Kantor Bupati, DPRD, beberapa dermaga, bandara, gedung olahraga, balai diklat dan Lanal, serta jalan trans Mentawai yang sudah berjalan pembangunannya. ”Semua ini membutuhkan lahan yang cukup luas serta dukungan pembebasan tanah,” kata Yudas saat membuka acara rapat koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dihadiri 43 kepala desa serta jajaran kepala SKPD.
DPRD selalu menegur Pemkab agar mempercepat pembangunan balai diklat. Dengan begitu, diklat prajabatan CPNS tidak harus dilakukan di Padang. ”Kita sudah anggarkan dana pembangunan balai diklat Rp 4 miliar. Kalau kita melakukan diklat di Padang, tentu besar biasanya. Jadi, selama ini setiap ada acara yang menikmati uang Mentawai orang Padang,” tegas Yudas disambut riuh tepuk tangan.
Beberapa kepala desa mengeluhkan kinerja sejumlah kepala SKPD, sehingga pembangunan lamban. Mereka juga meminta kenaikan honor yang sempat tertunda empat bulan. Masalah lainnya, masih ada resor liar, pencurian ikan, perlunya jaringan komunikasi, serta pembangunan gedung sekolah,” tegas Kepala Desa Sinakak, Kecamatan Pagai Selatan, Tursak Samaloisa.
Hal terpenting, kata Tursak, membuat jalan lintas kecamatan uintuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Selama ini, semua hasil pertanian masyarakat dibawa melalui speedboat dan membutuhkan biaya besar.
”Kami semua yang hadir di sini berjanji kalau jalan lintas kecamatan sudah bisa dilalui, kami tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai kepala desa pada periode mendatang. Kalau pembangunan jalan lintas kecamatan belum direalisasikan, maka cerita peningkatan ekonomi hanya bohong,” tekad Tursak.(mg4)
[ Red/Redaksi_ILS ]
Hari ini pengumuman ujian nasional (UN) SMA sederajat 2013 diumumkan kepada siswa. Rekapitulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ada 2.678.575 siswa dinyatakan lulus ujian. Sedangkan 8.851 siswa lainnya divonis gagal atau tidak lulus. Di tingkat provinsi, Sumatera Barat tak masuk sepuluh besar nasional, jauh kalah dari Bali yang menempatkan 5 siswanya di 12 besar tertinggi dengan nilai UN murni.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Tiga Polisi Diduga Gelapkan Mobil
Tungkek mambaok rabah mah ...........!
Anak Nagari Manggopoh Demo
Jaan amuah dikicuah lai..........................!
Masyarakat Sipil Cecar Kajati
Biasonyo rakyaik badarai nan kanai caca taruih.............................................................!