Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 22:26:49 WIB
RAKYAT SUMBAR

Megaproyek Terhambat Pembebasan Tanah

Padang Ekspres • Selasa, 01/05/2012 10:54 WIB • (mg4) • 1312 klik

Mentawai, Padek—Mengejar ketertinggalan Kabupaten Kepulauan Mentawai, tahun 2012 ini, megaproyek pembangunan direncanakan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di berbagai sektor. Desa sebagai pemerintahan terendah dituntut menjadi garda terdepan pembangunan.


Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet menyatakan, hampir semua pembangunan di Mentawai terkendala pembebasan tanah. Akibatnya, Pemkab Mentawai tidak maksimal melakukan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan serta meningkatkan ekonomi masyarakat.


”Saya minta doa restu dan dukungan semua kepala desa, bahwa Mentawai akan membangun Kantor Bupati, DPRD, beberapa dermaga, bandara, gedung olahraga, balai diklat dan Lanal, serta jalan trans Mentawai yang sudah berjalan pembangunannya. ”Semua ini membutuhkan lahan yang cukup luas serta dukungan pembebasan tanah,” kata Yudas saat membuka acara rapat koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dihadiri 43 kepala desa serta jajaran kepala SKPD.


DPRD selalu menegur Pemkab agar mempercepat pembangunan balai diklat. Dengan begitu, diklat prajabatan CPNS tidak harus dilakukan di Padang. ”Kita sudah anggarkan dana pembangunan balai diklat Rp 4 miliar. Kalau kita melakukan diklat di Padang, tentu besar biasanya. Jadi, selama ini setiap ada acara yang menikmati uang Mentawai orang Padang,” tegas Yudas disambut riuh tepuk tangan.


Beberapa kepala desa mengeluhkan kinerja sejumlah kepala SKPD, sehingga pembangunan lamban. Mereka juga meminta kenaikan honor yang sempat tertunda empat bulan. Masalah lainnya, masih ada resor liar, pencurian ikan, perlunya jaringan komunikasi, serta pembangunan gedung sekolah,” tegas Kepala Desa Sinakak, Kecamatan Pagai Selatan, Tursak Samaloisa.


Hal terpenting, kata Tursak, membuat jalan lintas kecamatan uintuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Selama ini, semua hasil pertanian masyarakat dibawa melalui speedboat dan membutuhkan biaya besar.


”Kami semua yang hadir di sini berjanji kalau jalan lintas kecamatan sudah bisa dilalui, kami tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai kepala desa pada periode mendatang. Kalau pembangunan jalan lintas kecamatan belum direalisasikan, maka cerita peningkatan ekonomi hanya bohong,” tekad Tursak.(mg4)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!