Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 19:54:23 WIB

Ke Puncak atau Melorot

Padang Ekspres • Senin, 30/04/2012 14:27 WIB • (jig/zl) • 805 klik

Padang, Padek—Posisi Semen Padang saat ini benar-benar rawan. Setelah dikudeta PSM Makassar (26 poin) di puncak klasemen, posisinya sebagai runner up dengan donasi 24 poin, bakal di ancam Persibo Bojonegoro yang menguntit di posisi ketiga dengan 23 angka.


Makanya, dalam laga menjamu Bontang FC di Stadion Agus Salim malam nanti (30/4), tidak ada pilihan lain, Semen Padang wajib menang. Jika kalah, bukan saja impian merebut kembali tampuk pimpinan klasemen tak kesampain, posisi runner up berpotensi bakal diambil alih Persibo.


“Kami akui, saat ini situasinya sedang rentan. Karena itu kami mewanti-wanti pemain untuk menunjukan permain terbaiknya saat melawan Bontang besok (hari ini, red),” kata pelatih Semen Padang, Haji Suhatman Imam kepada Padang Ekspres, Minggu (29/4).


Di atas kertas, Semen Padang sejatinya tidak bakal mengalami kesulitan meraih poin penuh. Selain bermain di hadapan publiknya sendiri, tuan rumah jauh lebih baik di banding tim tamu. Tim dari Bumi Borneo, menghuni peringkat nomor dua paling bawah (11), dengan nilai 10.


Hanya saja, sepak bola bukan hitung-hitungan di atas kertas. Apalagi, meski diperkuat lima pemain yang tergabung di timnas senior; Hengky Ardiles, Jandia Eka Putra, Vendry Ronald Mofu, Ferdinand Alfred Sinaga dan Joshua Pahabol, namun sejumlah pilar lainnya juga dipastikan tidak ikut memperkuat tim.


Palang pintu Abdurrahman yang diharapkan bisa memutus pergerakan bola ke jantung pertahanan tim, terpaksa harus duduk dari atas tribun. Menyusul akumulasi yang diterima pemain jangkung tersebut.


Masalah lini belakang rumit, David Pagbe juga dipastikan tak bisa bermain. Hingga kemarin legiun asal kamerun itu masih disibukan dengan masalah Kitas yang tak kunjung beres. SementaraTommy Rifka yang masih menjalani skorsing tiga laga. (jig/zl)


[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!