Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 22:58:59 WIB
RAKYAT SUMBAR

PT SP Bantu Proyek Tonasa V

Padang Ekspres • Senin, 30/04/2012 14:16 WIB • (zil) • 713 klik

Padang, Padek—Sebanyak 226 orang personel dari PT Semen Padang (PT SP) tergabung dalam Tim Task Force ambil bagian dalam percepatan penyelesaian Proyek Tonasa V, PT Semen Tonasa di Pangkep Sulawesi Selatan.


Keikutsertaan Tim PT SP ke PT Semen Tonasa atas permintaan Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk, Dwi Soetjipto itu, sudah berada di Tonasa sejak Desember 2011, dan ditargetkan pulang pada Juli 2012.


“Proyek Tonasa V mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan yaitu selesai pada bulan Januari 2012. Atas keterlambatan itu, Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk, Dwi Soetjipto meminta kepada manajemen PT SP untuk ikut membantu percepatan penyelesaian proyek tersebut,” kata Direktur Litbang dan Operasi PT SP, Agus B Nurbiantoro yang didampingi Kepala Departemen Rancang Bangun dan Rekayasa, Dasrial, kepada Padang Ekspres akhir pekan lalu.


Agus Boing bersama Dasrial, pada 3 April 2012 lalu meninjau Tim Task Force PT Semen Padang ke Tonasa. Ia berkesempatan beramah tamah dan memberikan semangat kepada anggota tim yang bekerja di sana.


Agus Boing menjelaskan, Tim Task Force yang diketuai Asdian itu dibagi atas dua kelompok yaitu tim Task Force Mekanikal yang mulai bekerja di Proyek Tonasa V sejak 25 Desember 2011, dan tim Task Force bidang Electrical dan Instrument yang bekerja sejak 6 Januari 2012. Mereka ditugaskan di Tinasa hingga proyek Tonasa V rampung, sekitar Juli 2012.


Menurut dia, misi tim Task Force ke Proyek Tonasa V adalah untuk memberikan bantuan tenaga kerja (manpower) untuk percepatan pembangunan proyek tersebut. Selain itu juga bertujuan untuk memberikan penambahan ilmu dan pengalaman bagi tim Task Force jika nantinya ditemukan ada hal-hal yang baru untuk proyek yang sama, baik di PT Semen Padang maupun pada Semen Gresik Group.


Momen ini juga sebagai wadah untuk membangun semangat kebersamaan dalam sinergi Semen Gresik group khususnya di bidang ilmu konstruksi. “Banyak manfaat yang didapat Semen Padang dengan mengirimkan Tim Task Force ke Proyek Tonasa V,” kata Agus B Nurbiantoro.
Jika ada proyek yang sama di PT SP nantinya atau di Group tentu akan dapat dikerjakan lebih cepat, lebih baik dan berkualitas.


Ketika ditanya apakah operasional pabrik terganggu terkait dengan banyaknya tenaga Task Force yang dikirim ke Proyek Tonasa V, Agus Boing mengatakan, pekerjaan di PT SP tidak terganggu. Pasalnya, selain mempunyai banyak tenaga skill, pengiriman juga dilakukan secara bergilir dan lebih banyak tenaga outsourcing, disamping itu pekerjaan yang besar di PT Semen Padang saat ini memang belum ada.


Direktur Litbang dan Operasi PT Semen Tonasa, Gatot Kustiadji menyampaikan terima kasih kepada tim Task Force Semen Padang, yang telah ikut dalam percepatan penyelesaian proyek Tonasa V. Kehadiran tim Task Force Semen Padang sangat membantu sekali dalam menyelesaikan proyek yang bernilai Rp 5,6 Triliun itu.


Kepala Departemen Rancang Bangun dan Rekayasa Dasrial mengatakan, Tim Task Force organik (karyawan, red) yang dikirim berjumlah 40 orang didukung karyawan pensiunan yang masih produktif sebanyak 10 orang.


Ketua Tim ditetapkan Asdian dengan wakil Hendri Lumumba dan Ridwan Zainal. Planning monitoring control Febi Rieldi dan Julie Irdo, Koordinator Mekanikal adalah Syafi’i sedangkan koordinator Electrical dan Instrument adalah Nofrizal. Tim juga dilengkapi dengan supervisor dan asisten supervisor serta manpower.


Tim Task Force direkrut tidak hanya dari lingkungan Departemen Rancang Bangun dan Rekayasa, tetapi juga karyawan dari pabrik dan pensiunan yang masih produktif sesuai dengan bidangnya. “Kita sengaja membawa karyawan dari pabrik untuk bekerja yang didukung oleh beberapa karyawan pensiunan PT Semen Padang yang masih produktif,” kata Asdian didampingi koordinator Electrical dan Instrument, Nofrizal. (zil)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!