Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 22:38:33 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Kinerja Dishubkominfo Dipertanyakan

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Jumat, 27/04/2012 12:28 WIB • (fd) • 407 klik

Bukittinggi, Padek—Capaian kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dalam pembahasan Laporan Kerja Pertanggung Jawab Wali Kota Bukittinggi di pertanyakan Pansus. Pasalnya capaian kegiatan yang dimuat dalam LKPJ capaian Dishubkominfo 100 persen. Sementara kenyataannya masalah parkir masih semrawut dan pengelolaan retribusi dan pajak parkir masih dinilai mengalami kebocoran dan tidak sampai target.


Hal itu di ungkapkan anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, M Nur Idris. Menurutnya penyajian LKPJ  sudah benar dan enak dibaca. Namun apakah pencapaian kinerjanya sudah sesuai kenyataannya, itulah yang dievaluasi Pansus LKPJ.


”Misalnya, kegiatan Dishub pencapaiannya disampaikan terealisasi 100 persen. Apakah benar sudah 100 persen, dan dimana datangnya penilaian tersebut bila dihubungkan kenyataannya masalah parkir masih semraut dan pengelolaan retribusi dan pajak parkir masih ada kebocoran dan tidak sampai target,” ungkap Idris.


Ditambahkan Idris, begitu juga terhadap kinerja SKPD yang kinerjanya kurang 100 persen capaiannya. ”Kenapa ini tidak tercapai tapi realisasi keuangannya sudah 100 persen,” papar Idris


Pansus juga mempertanyakan capaian kinerja bidang pendidikan yang tidak 100 persen. Menurut Idris, sebagai urusan desentralisasi, seorang kepala daerah tidak saja diukur kuantitas kelulusan tetapi harus lebih kepada kualitas kelulusan yang dibarengi dengan perencanaan anggaran APBD.


”Namun laporan bidang pendidikan belum menunjukan hasil maksimal. Itu baru dua hal yang secara umum sedang disorot dewan dalam LKPJ. Namun untuk mendalami LKPJ, Pansus akan memanggil 29 kepala SKPD 26-30 April,” katanya. (fd)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!