- 06:26 WIB
- 06:25 WIB
- 06:24 WIB
- 06:23 WIB
- 06:19 WIB
- 06:16 WIB
- 06:08 WIB
- 06:06 WIB
- 06:05 WIB
- 12:39 WIB
Natasha, Klinik Kecantikan Teknologi Canggih
Padang Ekspres • Senin, 23/04/2012 13:45 WIB • (ril) • 2762 klik

Padang, Padek—Klinik perawatan wajah dan kecantikan kulit Natasha Skin Care,akhir pekan lalu, hadir di Kota Padang. Saat grand opening itu, warga Padang yang datang mendapatkan keuntungan berupa konsultasi langsung dengan founder Natasha Skin Care, dr Fredi Setyawan.
“Klinik perawatan dan kecantikan ini berkomitmen mewujudkan keinginan pelanggan untuk memiliki kulit wajah yang sehat dan bersih. Untuk itulah, Natasha Skin Care selalu hadir lebih dekat dengan pelanggannya,” kata Manajer Marketing Natasha Skin Care, Wahyu Karna Dijaya, kepada Padang Ekspres, akhir pekan lalu.
Tak hanya konsultasi langsung dengan dr Fredi, pengunjung juga mendapatkan diskon krim 10%, perawatan 20%, serta souvenir cantik saat pembukaan. Selain menerapkan standar pelayanan operasional di seluruh cabang, Natasha Skin Care juga membuat standar ruangan klinik yang nyaman, ruang perawatan yang higienis, ruang konsultasi medis, counter, dan ruang tunggu yang lapang.
”Standardisasi pelayanan ini juga meliputi operasional dan penggunaan alat-alat perawatan yang canggih. Pelanggan tidak perlu ragu untuk melakukan perawatan di mana pun cabang Natasha berdiri. Sebab, kami memiliki standar pelayanan yang profesional di semua cabang,” tuturnya.
Wahyu mengatakan banyak masalah pada kulit wajah yang dapat mengganggu penampilan orang.Selain jerawat (acne), hal-hal yang menjadi masalah pada wajah adalah komedo, scar (bopeng), pori-pori besar, flek hitam, kulit kering dan kusam, serta kerut wajah (wrinkle).
Krim Natasha Skin Care sudah mendapatkan izin dan terdaftar di Badan POM. Selain itu, semua alat-alat yang digunakan di Natasha sudah mengalami proses sterilisasi melalui stelisator kering (autoclave). ”Natasha Skin Care selalu mengikuti perkembangan teknologi dan perkembangan kosmetik, dengan meng-up date produk atau krimnya,” tukasnya. (ril)
[ Red/Redaksi_ILS ]
Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat
Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung
Anak didik kini mada-mada..................!
Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar
Lai ndak adoh nan coret baju..................?
Nilai UN masih Meragukan
Baa baitu, caliak kunci tu.............................?