Selasa, 21 Mei 2013 - 11 Rajab 1434 H 19:53:21 WIB
METROPOLIS

Orang Bagak Dipolisikan

Padang Ekspres • Jumat, 13/04/2012 14:00 WIB • (mg6) • 208 klik

M Yamin, Padek—Belasan pedagang Pasar Raya yang didominasi ibu-ibu, mendatangi Mapolresta Padang, kemarin. Mereka melaporkan seorang penagih “uang bagak” pungutan parkir di Pasar Raya, kemarin (12/4).


Dalam laporan No LP/641/ K/IV/ SPKT Unit II,  pelapor bernama Lisma, 50, warga Jalan Adinegoro, Kayukalek, mengaku tidak senang atas perbuatan S, yang mengancam pedagang berjualan di Pasar Baru.


“Kalau ndak bayar uang parkir, saya balikkan meja ini,” kata pelapor menirukan kata-kata urang bagak itu saat melapor ke Polresta.
Kepala SPKT Polresta Padang Ipda Harmon mengaku sudah menerima laporkan pedagang tersebut. Katanya, laporan itu akan diserahkan ke bagian Reskrim untuk ditindak lanjuti.(mg6)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Harapan Realistis di Piala Sudirman

PEREBUTAN lambang supremasi bulu tangkis dunia beregu campuran, Piala Sudirman, mulai berlangsung Minggu (19/5) di Kuala Lumpur, Malaysia. Tim-tim unggulan dengan mudah melewati hadangan pertama dengan mengalahkan rival-rivalnya secara meyakinkan. Tiongkok yang berada di grup 1 A secara meyakinkan menggilas India dengan skor telak 5-0. Begitu juga Denmark yang menjadi unggulan di grup 1 D menundukkan Singapura 4-1.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Selasa, 21 Mei 2013

Kesejahteraan Dokter Minim

Pi umumnyo dokter ko kayo ndak........?

 

Dana Bantuan tak Kunjung Turun

Juluak lah rami-rami .................................!

 

Lareh Sago Halaban Berjaya

Rakyaik lai sejahtera lo................................?