Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 09:57:57 WIB
PRO SUMBAR

Keberadaan Orang Asing Diwaspadai

Padang Ekspres • Kamis, 29/03/2012 12:51 WIB • (mg15) • 326 klik

Painan, Padek—Berbagai dampak negatif yang mungkin saja terjadi akibat masuknya orang asing yang tidak jelas indetitasnya perlu diwaspadai bersama. Kenyamanan dan keamanan  lingkungan akan terwujud bila warga peduli.


“Setiap orang memiliki kepentingan  dan tujuan yang berbeda dalam memasuki suatu negara,” ujar Asisten 1 Ferry dalam rapat koordinasi pengawasan orang asing (Sipora) kemaren di Painan.


Menyikapi hal itu, pemkab telah mengeluarkan berbagai regulasi untuk mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan orang asing dan organiasasi masyarakat asing serta lalulintasnya di wilayah RI, sesuai Permendagri Nomor 49 Tahun 2010 tentang Pedoman Pemantauan Orang Asing dan Organisasi Masyarakat Asing.

“Pengawasan orang asing harus dilakukan secara intensif. Mengingat kondisi daerah Pessel  yang luas dan memanjang. Pessel mudaha dikunjungi oleh pendatang, maka tim pengawasan orang asing Pessel akan dapat mendeteksi secara dini pelanggaran hukum yang dilakukan orang asing maupun tenaga asing yang bekerja di sini,” ujarnya.


Menurutnya, dalam mengantisipasi kejadian yang berdampak negatif sangat dibutuhkan. Koordinasi bagi aparatur di lingkungan Pemda Pessel, mengingat pesatnya arus globalisasi dan hegemoni politik internasional yang berdampak terhadap perilaku  warga Indonesia.


Dampak negatif yang marak terjadi dewasa ini seperti adanya transaksi narkoba dan penyeludupan narkoba yang dilakukan oleh orang asing.
Selain itu juga perlu diwaspadai masuknya imigran gelap ke dalam wilayah RI. Apalagi daerah Pessel berada pada garis pantai yang terpanjang di Sumatera. Hal ini berpotensi akan mudah bangsa asing masuk menyeludup menggunakan kapal laut.


Rapat koordinasi Sipora tersebut sebagai nara sumber,  Kepala Kantor Imigrasi  kelas 1 Padang Elfinur dan Kasat intel Polres Pessel AKP Andrizal Guci. (mg15)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!