Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 00:02:53 WIB
METROPOLIS

POM AL Razia Atribut TNI

Padang Ekspres • Kamis, 29/03/2012 12:24 WIB • (a) • 308 klik

M Thamrin, Padek—Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) Lantamal II Padang, Selasa (27/3), melaksanakan operasi Gaktib (penegakan ketertiban) terhadap atribut atau lambang TNI yang dipasang secara sembarangan pada kendaraan milik pribadi. Dalam operasi Gaktib ini disita puluhan stiker dari kendaraan roda empat maupun dua.


”Kegiatan ini akan terus dilaksanakan di lokasi berbeda. Diduga marak kendaraan milik pribadi baik anggota TNI maupun warga sipil memasang stiker atau lambang TNI tersebut secara sembarangan,” kata Komandan Pomal Lantamal II Mayor Laut (PM) Gokdin Gultom, saat memimpin kegiatan operasi Gaktib di sekitar Jalan M Thamrin, Padang.


Menurut Gokdin Gultom, penertiban ini sesuai perintah pimpinan TNI dari pusat dan Komandan Lantamal II. Sebab, lambang TNI banyak digunakan dan menyalahi aturan, khususnya stiker yang sering ditempel pada badan kendaraan roda empat maupun roda dua ataupun pelat nomor kendaraan.


Sesuai aturan, lambang TNI atau stiker hanya boleh dipasang pada kendaraan dinas, bukan kendaraan pribadi. Hal ini juga dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan atribut TNI oleh warga sipil dengan mengaku-ngaku sebagai tentara.


”Diimbau juga pemilik toko yang menjual atribut TNI agar memperketat penjualan. Dengan cara harus memperlihatkan kartu identitas sebagai anggota TNI,” tukasnya. (a)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!