Jum'at, 24 Mei 2013 - 14 Rajab 1434 H 20:14:38 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Jembatan Gantung semakin Hancur

Sungaibaringin-Gando Terputus

Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Senin, 26/03/2012 13:03 WIB • (frv) • 580 klik

MENUNGGU AMBRUK: Lantai jembatan penghubung Sungaibaringin dengan Jorong Gando,

Limapuluh Kota,Padek—Sebuah jembatan gantung yang berada dekat bendungan warisan kolonial Belanda di Nagari Sungaibaringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dilaporkan semakin hancur sejak sebulan terakhir.


Lantai jembatan penghubung Sungaibaringin dengan Jorong Gando, Nagari Piobang yang terbuat dari kayu, nampak sudah copot, patah dan lapuk. Tidak seorang pun warga yang berani melewati jembatan tersebut.


”Jangankan sepeda motor, pejalan kaki saja tidak bisa lewat di atas jembatan itu,” ujar Asril, 55, pria penjaga bendungan warisan kolonial Belanda yang berada dekat jembatan ketika ditemui wartawan, Minggu (25/3) siang.


Asril mengatakan, selain lantai jembatan yang sudah lapuk, kawat besi penyangga jembatan juga berkarat. "Kalau ingin menyeberang, warga terpaksa menggunakan rakit. Warga menyebarang sepanjang jembatan atau 60 meter," ucapnya.


Wali Nagari Sungaibaringin Bachril Baheram mengatakan, sebelum rusak berat, jembatan gantung jembatan gantung itu menjadi alat penyeberangan utama bagi masyarakat 4 Jorong di Nagari setempat. Baik ke sawah atau ke ladang mereka, yang berada di seberang.


”Kini masyarakat kami sudah takut melalui jembatan yang membelah Batang Lampasi tersebut. Agar tidak terjadi korban jiwa, kita sudah larang para wanita dan anak-anak untuk melewati jembatan tersebut, sampai perbaikan dilakukan,” kata Bachril.


Tokoh pemuda Sungaibaringin Aking R Yunanda mengaku sedih, melihat jembatan di kampungnya dalam kondisi hancur. ”Padahal, masyarakat sudah mengusulkan perbaikan jembatan itu lewat Musrenbang Nagari dan Musrenbang Nagari,” ujarnya.


Aking yang juga wartawan Posmetro Padang (Padang Ekspres Group) berharap, pemerintah daerah dan DPRD memperhatikan jembatan di Sungaibaringin. Harapan serupa disampaikan aktifis Yudilfan Habib.


”Pemerintah daerah, harusnya lebih mementingkan pembangunan buat masyarakat kecil. "Perbaikan jembatan di Sungaiberingin, harusnya diutamakan karena berguna untuk kepentingan rakyat banyak,” demikian Habib. (frv)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Ujian Nasional

Hari ini pengumuman ujian nasional (UN) SMA sederajat 2013 diumumkan kepada siswa. Rekapitulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen­dikbud) ada 2.678.575 siswa dinyatakan lulus ujian. Sedangkan 8.851 siswa lainnya divonis gagal atau tidak lulus. Di tingkat provinsi, Sumatera Barat tak masuk sepuluh besar nasional, jauh kalah dari Bali yang menempatkan 5 siswanya di 12 besar tertinggi dengan nilai UN murni.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Jumat, 24 Mei 2013

Tiga Polisi Diduga Gelapkan Mobil

Tungkek mambaok rabah mah ...........!

 

Anak Nagari Manggopoh Demo

Jaan amuah dikicuah lai..........................!

 

Masyarakat Sipil Cecar Kajati

Biasonyo rakyaik badarai nan kanai caca taruih.............................................................!