Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 16:51:00 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Jembatan Gantung semakin Hancur

Sungaibaringin-Gando Terputus

Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Senin, 26/03/2012 13:03 WIB • (frv) • 905 klik

MENUNGGU AMBRUK: Lantai jembatan penghubung Sungaibaringin dengan Jorong Gando,

Limapuluh Kota,Padek—Sebuah jembatan gantung yang berada dekat bendungan warisan kolonial Belanda di Nagari Sungaibaringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dilaporkan semakin hancur sejak sebulan terakhir.


Lantai jembatan penghubung Sungaibaringin dengan Jorong Gando, Nagari Piobang yang terbuat dari kayu, nampak sudah copot, patah dan lapuk. Tidak seorang pun warga yang berani melewati jembatan tersebut.


”Jangankan sepeda motor, pejalan kaki saja tidak bisa lewat di atas jembatan itu,” ujar Asril, 55, pria penjaga bendungan warisan kolonial Belanda yang berada dekat jembatan ketika ditemui wartawan, Minggu (25/3) siang.


Asril mengatakan, selain lantai jembatan yang sudah lapuk, kawat besi penyangga jembatan juga berkarat. "Kalau ingin menyeberang, warga terpaksa menggunakan rakit. Warga menyebarang sepanjang jembatan atau 60 meter," ucapnya.


Wali Nagari Sungaibaringin Bachril Baheram mengatakan, sebelum rusak berat, jembatan gantung jembatan gantung itu menjadi alat penyeberangan utama bagi masyarakat 4 Jorong di Nagari setempat. Baik ke sawah atau ke ladang mereka, yang berada di seberang.


”Kini masyarakat kami sudah takut melalui jembatan yang membelah Batang Lampasi tersebut. Agar tidak terjadi korban jiwa, kita sudah larang para wanita dan anak-anak untuk melewati jembatan tersebut, sampai perbaikan dilakukan,” kata Bachril.


Tokoh pemuda Sungaibaringin Aking R Yunanda mengaku sedih, melihat jembatan di kampungnya dalam kondisi hancur. ”Padahal, masyarakat sudah mengusulkan perbaikan jembatan itu lewat Musrenbang Nagari dan Musrenbang Nagari,” ujarnya.


Aking yang juga wartawan Posmetro Padang (Padang Ekspres Group) berharap, pemerintah daerah dan DPRD memperhatikan jembatan di Sungaibaringin. Harapan serupa disampaikan aktifis Yudilfan Habib.


”Pemerintah daerah, harusnya lebih mementingkan pembangunan buat masyarakat kecil. "Perbaikan jembatan di Sungaiberingin, harusnya diutamakan karena berguna untuk kepentingan rakyat banyak,” demikian Habib. (frv)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!