Sabtu, 25 Mei 2013 - 15 Rajab 1434 H 15:38:26 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Orari Bantu Korban Kebakaran

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Jumat, 16/03/2012 14:44 WIB • (edi) • 329 klik

Bukittinggi, Padek—Anggota Orari Bukittinggi-Agam yang bergabung pada frekwensi 144.070 beberapa hari belakangan melakukan aksi sosial dengan mengumpulkan bantuan untuk korban kebakaran enam unit rumah  di Simpang Panji, Jorong Ampanggadang, Kecamatan Ampekangkek, Kabupaten Agam, Minggu (11/3) dinihari lalu.


Koordinator frekwensi 144.070, Yenni Taher, mengatakan, adalah sebuah kewajiban bagi kita sesama ummat muslim membantu sesamanya. “Apalagi bagi anggota Orari Bukittinggi-Agam frekwensi 144.070, dimana salah seorang korban kebakaran adalah anggota kami, tentu dengan sendirinya kepedulian itu semakin bertambah,” ujarnya, kemarin.


Untuk meringankan derita korban kebakaran Simpang Panji, Yenni Taher, mengatakan, sebanyak 50 orang anggota Orari Bukittinggi-Agam yang bergabung pada frekwensi 144.070 saat ini sedang giat-giatnya mengumpulkan bantuan, yang direncanakan akan diserahkan, Minggu (18/3).

 

Bersamaan pengumpulan bantuan oleh anggota Orari Bukittinggi-Agam yang bergabung pada frekwensi 144.070, Pemkab Agam, kemarin, juga  menyerahkan bantuan makanan dan uang sebesar Rp 18 juta untuk korban kebakaran yang sama. Bantuan tersebut disampaikan langsung Bupati Agam Indra Catri.


Wali nagari Ampang Gadang, Rifki, mewakili keluarga korban kebakaran, mengaku senang atas perhatian Pemkab Agam. Selain mengucapkan terimakasih, dia juga mengharapkan bupati memperhatikan daerahnya dengan memperbaiki infrastruktur fasilitas umum yang rusak seperti jalan.


Pascakebakaran, dia mengaku telah membentuk Tim Tanggap Bencana Kebakaran Jorong Ampang Gadang yang langsung bertugas bersama masyarakat lainnya membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan segera membeli bahan-bahan bangunan untuk kembali mebangun rumah baru untuk para korban dengan kondisi rumah yang layak pastinya.


“Jelang rumah korban kebakaran siap diperbaiki, untuk sementara para korban kebakaran masih berdiam di rumah sanak famili dan tetangga terdekat,” katanya. (edi)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Tak Lulus UN, bukan Berarti Kiamat

Kabar gembira bagi Sumbar. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMA sederajat tahun ini, meningkat dibanding tahun lalu. Hanya 230 dari 68.045 peserta yang dinyatakan gagal. Secara nasional, tercatat 8.851 siswa dinyatakan tidak lulus atau persentase kelulusan UN menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Beruntung, persentase kelulusan siswa SLTA di Sumbar mengalami peningkatan 0,32 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kelulusan 99,40 persen, kini menembus angka 99,72 persen.

Bikin Depo Gas di Padang

Karikatur: Ferdie

Kepada Yth Manager Pertamina unit pema­saran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga  mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.

Sabtu, 25 Mei 2013

Konvoi-Coret Baju Sulit Dibendung

Anak didik kini mada-mada..................!

 

Lagi, Bukittinggi Terbaik Sumbar

Lai ndak adoh nan coret baju..................?

 

Nilai UN masih Meragukan

Baa baitu, caliak kunci  tu.............................?