Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 01:23:49 WIB
RAKYAT SUMBAR

Kepala KUA Kayutanam Diberhentikan

Padang Ekspres • Rabu, 29/02/2012 12:39 WIB • (mg10) • 1574 klik

Padang, Padek—Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar telah telah mengusulkan pemberhentian tetap Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kayutanam Padangpariaman, Afzan dari statusnya sebagai pegawai Kemenag. Sebelumnya, Afzan telah dicopot Kepala Kanwil Kemenag Sumbar dari jabatannya sebagai Kepala KUA.


“Kini tinggal tunggu SK pemberhentian tetap dari Kemenag Pusat,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Ismail Usman, kemarin (28/2).
Dia mengatakan, untuk pemberhentian secara resmi dari pegawai Kemenag, sepenuhnya adalah tanggung jawab dari Sekjen Kemenag RI. Ismail menyebutkan, Kemenag akan segera meminta SK dari Sekjen Kemenag RI untuk pemberhentian secara tetap terhadap pegawai KUA yang terlibat masalah asusila.


Diberitakan sebelumnya, Afzan, S.Ag diringkus jajaran Polresta Padang di dekat kantor Mapolsekta Kototangah, Padang. Ia kedapatan berada di dalam mobil dengan anak di bawah umur dalam keadaan tak berbusana. Kini, Afzan ditahan di kantor Mapolresta Pariaman.


Aksi bejat Kepala KUA ini, diketahui saat jajaran Polresta Padang menggelar razia kendaraan bermotor di kawasan Kototangah, Selasa (21/2) malam.


Untuk penggantinya, Kemenag telah mengangkat Kepala KUA Kayutanam sementara hingga ada pemilihan Kepala KUA definitif melalui prosedur yang berlaku. “Untuk kasus ini, bisa saja terjadi karena adanya ikatan yang berjauhan antara suami dan istri. Misalnya salah seorang pegawai, bertugas di Padang, sementaranya istrinya bertugas di Mentawai. Otomatis ini menjadi  gangguan  psikologis yang mampu menyebabkan terjadinya kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan,” ulasnya.


Ismail berjanji akan mencarikan jalan keluar untuk pegawai Kemenag yang bertugas jauh dari keluarga.  Yakni dengan cara menyatukan mereka agar  tidak berjauhan, tanpa mengabaikan pekerjaan.


Ia juga mengatakan, kasus yang tejadi di  Kemenag Sumbar ini agar menjadi pelajaran untuk seluruh pegawai yang bekerja di lingkungan Kemenag. Sebelumnya Kemenag Sumbar telah memberikan arahan kepada 160 kepala KUA se-Sumbar di aula Kemenag dan memberikan penegasan untuk pegawai yang bertindak melampaui batas, serta pemberian sangsi pemberhentian bagi yang melanggar. (mg10)  

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Selasa, 06/03/2012 - Jam 12:45 WIB
adapun rasullah saw pergi israk dan mikraj lalu nabi melihat ada 17 pemandangan salah satunya adalah ada orang yang menghadapi dua makanan yang satu makanan nya lezat yang satu lagi makanan nya busuk dan ber ulat tapi aneh nya orang ini malah memilih makanan yang ber ulat lalu rasul bertanya kepada jibril ya jibril siapa orang ini? jibril menjawab ini adalah contoh orang yang melakukan zina
Senin, 05/03/2012 - Jam 19:53 WIB
eee...cirik anyuik diang..! aden lo ang galak2 an, cubo tibo di diriang..sarancak itu cewek ndk kangiler ang rugi dooooong...mantuak nan ka kuaik lo iman ang, sdangkan aden KUA lh ngiler apo lai wa ang
Dari : afrinaldi
Senin, 05/03/2012 - Jam 11:02 WIB
perbuatan biadab kepala KAU Sangat memprihatinkan keadaan negri ini kedepannya.....
Jumat, 02/03/2012 - Jam 19:59 WIB
mau enak kok gak mau kelur modal, sewa hotel kenapa pak?malu2in.
Dari : Desmawardi
Kamis, 01/03/2012 - Jam 20:00 WIB
hallo pakkua nan bunjang banyak nan ka nikah baa kok balarian nan gadih...... apaklah babini kan? lah punyo lo kan? kok masih tergogda anak bau kencur ......


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!