- 12:38 WIB
- 12:38 WIB
- 11:58 WIB
- 11:04 WIB
- 12:37 WIB
- 12:24 WIB
- 12:23 WIB
- 12:22 WIB
- 12:11 WIB
- 12:11 WIB
Kota Bukittinggi
Februari, Marapi Meletus 41 Kali
Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Senin, 20/02/2012 13:03 WIB • (edi) • 332 klik
Bukittinggi, Padek—Sejak ditetapkannya status Gunung Marapi waspada level II oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) enam bulan lalu, aktivitas gunung setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut terus mengalami fluktuatif.
Buktinya, dalam bulan Februari 2012 ini sudah tercatat 41 kali letusan dengan menyemburkan abu vulkanik. Walau meletus 41 kali, pihak PVMBG menyebut, saat ini aktivitas Gunung Marapi cendrung menurun.
“Dibanding bulan-bulan sebelumnya, aktivitas Gunung Marapi saat ini cenderung menurun, kendati hingga kemarin, sudah tercatat 41 kali letusan,” ujar kepala PVMBG Bukittinggi, Suparmo kepada wartawan, kemarin (19/2) di kantornya Belakang Balok Bukittinggi.
Kendati terdeteksi menurun, Suparmo belum berani menyampaikan kapan status gunung Marapi statusnya akan diturunkan. Sebab, level waspada II ini sudah ditetapkan sejak enam bulan lalu, tepatnya 3 Agustus 2011.
“Ya menunggu pusat, sebab perkembangan gunung Marapi ini setiap saat dilaporkan ke pusat,” jelasnya sembari menambahkan bahwa saat ini pihaknya telah memasang alat pencatat aktivitas Gunung Marapi di ketinggian 2 ribu meter di Nagari Batupalano dan 1500 meter di daerah Lasi.
Pengamatan Padang Ekspres di lapangan, masyarakat sekitar kaki Gunung Marapi, tidak terpengaruh sedikitpun dengan aktivitas gunung apakah meletus atau tidak. Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa, seperti ke sawah atau ke ladang. (edi)
[ Red/Redaksi_ILS ]
SAAT meluncurkan Twitter pada 2006, Jack Dorsey tentu tak menginginkan media tersebut digunakan untuk memfitnah, menjatuhkan, atau membunuh karakter seseorang. Namun, Twitter memang memberikan ruang yang bebas kepada siapa pun untuk menyampaikan pendapat, informasi, atau apa pun tanpa sensor.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Polda Geledah Tempat Hiburan
Lai sobok nan dicari Ndan..........................................?
Komitmen Kapolda Dipertanyakan
Tancap gas lah Pak...............!
Warga Ancam Tuntut PT AMP
Pajuangan taruih sampai dapek...........!