Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 20:19:34 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Februari, Marapi Meletus 41 Kali

Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Senin, 20/02/2012 13:03 WIB • (edi) • 548 klik

Bukittinggi, Padek—Sejak ditetapkannya status Gunung Marapi waspada level II oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) enam bulan lalu, aktivitas gunung setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut terus mengalami fluktuatif.


Buktinya, dalam bulan Februari 2012 ini sudah tercatat 41 kali letusan dengan menyemburkan abu vulkanik. Walau meletus 41 kali, pihak PVMBG menyebut, saat ini aktivitas Gunung Marapi cendrung menurun.


“Dibanding bulan-bulan sebelumnya, aktivitas Gunung Marapi saat ini cenderung menurun, kendati hingga kemarin, sudah tercatat 41 kali letusan,” ujar kepala PVMBG Bukittinggi, Suparmo kepada wartawan, kemarin (19/2) di kantornya Belakang Balok Bukittinggi.


Kendati terdeteksi menurun, Suparmo belum berani menyampaikan kapan status gunung Marapi statusnya akan diturunkan. Sebab, level waspada II ini sudah ditetapkan sejak enam bulan lalu, tepatnya 3 Agustus 2011.


“Ya menunggu pusat, sebab perkembangan gunung Marapi ini setiap saat dilaporkan ke pusat,” jelasnya sembari menambahkan bahwa saat ini pihaknya telah memasang alat pencatat aktivitas Gunung Marapi di ketinggian 2 ribu meter di Nagari Batupalano dan 1500 meter di daerah Lasi.


Pengamatan Padang Ekspres di lapangan, masyarakat sekitar kaki Gunung Marapi, tidak terpengaruh sedikitpun dengan aktivitas gunung apakah meletus atau tidak. Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa, seperti ke sawah atau ke ladang.  (edi)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!