Rabu, 23 April 2014 - 22 Jumadil Akhir 1435 H 15:06:27 WIB
METROPOLIS

Cerita di Balik Bunuh Diri Pekerja Kafe

Galau Dibelit Utang, Sempat Gagal Bunuh Diri

Padang Ekspres • Senin, 20/02/2012 12:13 WIB • Riki Suardi—Padang • 611 klik

Bunuh Diri Pekerja Kafe

 “Saya ingin pulang kampung, dan tidak akan kembali lagi ke Padang untuk selama-lamanya.” Itulah kata-kata terakhir yang diucapkan Natalia Sangaimang, 21, korban bunuh diri di kamar mandi tempat kosnya di Jalan Samudera RT 03/RW 01, Ololadang, Purus, Padang Barat, akhir pekan lalu.


Kata-kata yang diutarakan korban kepada beberapa temannya itu, masih terngiang di telinga teman-teman kosnya. Tak seorang pun menyangka kalimat itu pertanda dari Natalia untuk berpulang ke kampung akhirat.


Seminggu sebelum kejadian, teman-teman kosnya melihat tidak ada perubahan sikap dari Natalia. Hanya saja, Natalia pernah bercerita sedang galau. Dia terbelit utang, bermasalah dengan pacar dan tempat kerja di salah satu kafe di Padang.


“Hanya itu masalah yang diceritakan korban kepada kami. Kalau masalah lain, kami rasa tidak ada,” ungkap Rita Srisuriani 21, teman kos korban, kepada wartawan, kemarin (19/2).


Masalah ini,  kata Rita, disampaikan Natalia tiga hari lalu. “Saat itu, Natalia cerita sambil menangis dan bilang tidak sanggup lagi tinggal di Padang dan ingin pulang saja ke Mentawai ketemu bapak dan ibu,” ungkap Rita.


Sebelumnya, ternyata Natalia pernah hendak bunuh diri sebulan lalu. Mujur, aksi nekat itu cepat digagalkan. “Karena cepat diketahui, akhirnya kami berhasil menggagalkannya,” ujar Rita.


Natalia tinggal di Padang baru setahun. Dia ditemukan gantung diri di kamar mandi tempat kosnya sekitar pukul 19.30 WIB, akhir pekan lalu. Ketika Rita hendak memasak di dapur, dia melihat ada tali nilon dari pintu kamar mandi yang terkunci dari dalam.


Rita lalu mendobrak pintu kamar mandi itu. Begitu  pintu terbuka, dia terkejut melihat Natalia tergantung tali nilon. Karena masih mendengar desahan napas Natalia, dia langsung membopong temannya itu keluar kamar mandi.


“Saya langsung teriak, dan warga berhamburan ke kos. Warga pun membawa Natalia yang diperkirakan masih hidup ke RS Yos Sudarso,” tutur Rita.


Kanit Reskrim Polsek Padang Barat, Ipda Khalidin mengatakan, masih menyelidiki penyebab korban bunuh diri. Saat polisi datang ke TKP (tempat kejadian peristiwa), korban sudah berada di lantai depan kamar mandi. (di)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!