Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 04:23:32 WIB
METROPOLIS

2 Mini Market-6 Warnet Bakal Disegel

Padang Ekspres • Senin, 13/02/2012 12:15 WIB • (kd) • 260 klik

Azizichan, Padek—Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang menemukan dua mini market dan enam warung internet (warnet) yang belum memiliki surat izin tempat usaha (SITU). Tapi, sebelum dilakukan penyegelan, Satpol PP terlebih dahulu memberikan batas waktu pada pemilik untuk mengurus izinnya.


“Dari hasil temuan di lapangan, kami telah menginventarisir tempat usaha yang tidak memiliki izin. Dua mini market dan enam warnet belum tidak memiliki izin,” kata Kepala Kantor Pol PP Padang, Yadrison, kemarin (12/2).


Dari delapan usaha tersebut berada di beberapa kawasan seperti Jalan M Hatta, Jalan Padang-Solok, Limau Manis, Nipah, Proklamasi serta dua di kawasan Ulang Karang.


Dikatakan Yadrison, sebelum penyegelan, pihaknya masih memberi toleransi kepada pemiliknya. Yakni, pemberian batas waktu pengurusan izin selama sepuluh hari. Jika masih membandel, maka Satpol PP akan menyegel tempat usaha itu.


“Selain SITU ada beberapa tempat usaha karaoke ilegal. Hingga Februari 2012, setelah operasi penertiban ditemukan tempat karaoke ilegal di kawasan Muaro. Untuk kasus ini, pihaknya telah memanggil pemiliknya dan telah diminta untuk mengurus izin,” tuturnya.


Anehnya, sikap garang Satpol PP itu tidak berlaku pada tempat usaha homestay di Pasir Jambak, Kototangah. Selama ini Sat Pol PP belum berani mengambil tindakan pada pemilik tempat penginapan itu.


Sementara itu, sepanjang tahun 2011, Satpol PP telah menaikan 30 kasus tindak pidana ringan sampai di pengadilan. Namun, kata Yadrison, denda kasus tipiring tidak mempengaruhi pendapatan anggaran daerah.


“Kita tidak bisa berbuat apa-apa, ketika hakim pengadilan memutuskan denda kasus tipiring masuk ke kas negara bukan kas daerah,” paparnya. (kd)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!