Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 14:39:08 WIB
NASIONAL

Syamsul Maarif Terima Gelar Sangsako

Padang Ekspres • Minggu, 12/02/2012 10:33 WIB • (fas) • 589 klik

Dinilai Berjasa: Syamsul Maarif bersama istri, Hj Nanik Kadaryani foto bersama G

Depok, Padek—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif dan istrinya, Hj Nanik Kadaryani menerima permohonan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Padangpariaman dan LKAAM Kota Pariaman untuk diberi gelar Sangsako.


Untuk Syamsul Maarif, gelar sangsako yang diterimanya, Yang dipertuan Raja Maulana Pagar Alam. Sementara untuk Hj Nanik Kadaryani diberi gelar Puti Reno Anggun Suri.


“Saya dan ibu menerima lamaran ini dan siap untuk mempertanggung jawabkannya,” tegas Syamsul Maarif didampingi Nanik Kadaryani di kediamannya, Rafles Hill, kawasan Cibubur, Depok, Jabar, Sabtu (11/2).


Dengan pemberian gelar ini, lanjut Syamsul, tentunya akan mempertinggi komitmen aparatur di BNPB untuk lebih maksimal dalam menjalankan kewajiban penanggulangan bencana alam khususnya di Sumbar dan Indonesia umumnya.


Di tempat yang sama, Ketua LKAAM Padangpariaman yang juga Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim saat menyampaikan permohonan pemberian gelar sangsako mengatakan disepakatinya Syamsul Maarif untuk diberi gelar karena sosok Kepala BNPB itu sudah banyak berbuat untuk Sumbar, utamanya pascagempa 30 September 2009.


“Sosok Syamsul Maarif sudah tidak asing lagi di Sumbar dan sudah sangat banyak berbuat untuk rakyat Sumbar,” kata Muslim Kasim,
Mulai hari pertama bencana alam, tanggap darurat, hingga rehabilitasi, menurut Muslim Kasim, sosok Kepala BNPB selalu hadir pada kesempatan awal sebelum bantuan lainnya mengalir ke lokasi-lokasi bencana alam di Sumbar.


Ditegaskannya, pemberian gelar sangsako ini bukanlah lahir begitu saja atau rekayasa pihak-pihak tertentu saja. “Prosesnya sudah dimulai semenjak 2011 dan diputus 18 Januari 2012 lalu melalui rapat LKAAM provinsi yang dihadiri seluruh ketua LKAAM kabupaten/kota,” tegas mantan Bupati Padangpariaman itu.


Di tempat yang sama, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyatakan apresiasi yang sangat luar biasa atas keputusan Syamsul Maarif dan ibu menerima gelar Sangsako Minangkabau ini.


“Keputusan itu bukti dari Syamsul Maarif yang tidak asing lagi dengan adat-istiadat dan budaya masyarakat Minangkabau yang terkenal demokratis dan egaliternya,” ujar Irwan.


Irwan memastikan pemberian gelar Sasangko ini bukan rekayasa pihak tertentu atau sekelompok orang saja. Ditegaskan gubernur, pemberian gelar ini sudah melalui prosedur adat yang ketat yang berlaku di Minangkabau.


Menurut Irwan, gelar Sangsako yang diterima Syamsul Maarif dan ibu adalah Sangsako XIII. “Gelar sejenis antara lain juga diberikan kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu, Taufik Kiemas dan Ibu serta Sri Sultan Hamengkubuwono X”.


Turut hadir, ninik mamak dari tujuh tumpak sembilan lareh di Padangpariaman dan Kota Pariaman, Ketua LKAAM Sumbar, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Wako Pariaman Mukhlis Rahman, Bupati Pessel, Nasrul Abit dan sejumlah bupati/ walikota.


Selain itu, hadir mantan Menko Kesra Azwar Anas, Syamsu Djalal, Fasli Jalal serta tokoh pers Sumbar Basril Djabar, Wiztian Yoetri dan Darlis Sofyan. Juga hadir, Wakil Pimpinan Umum Padang Ekspres, Sukri Umar. Acara melewakan direncanakan berlangsung April mendatang di Sumbar. (fas)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!