Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 14:02:33 WIB
METROPOLIS

Jaringan Curanmor Diungkap

4 Pelaku Diciduk, Beraksi di 10 Lokasi

Padang Ekspres • Jumat, 10/02/2012 09:47 WIB • (di) • 699 klik

CURANMOR: Empat pelaku curanmor yang beraksi di 10 lokasi diamankan di Mapolrest

M Yamin, Padek—Jajaran Reskrim Polresta Padang membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kemarin (8/7), polisi menangkap empat pelaku dan menyita 4 motor serta pisau sebagai barang bukti.


Keempat pelaku itu, Nando, 19, dan Riki, 24, warga Aurduri, Lubukbegalung. Adrian, 19, warga Ulakkarang dan Rafi, 18, warga Alanglaweh, Padang Selatan. Keempat tersangka telah mendekam di sel Mapolresta Padang untuk proses lebih lanjut.


Sedangkan barang bukti motor berupa dua unit motor Suzuki FU, satu unit Yamaha Vixion dan satu unit Jupiter MX.
Kapolresta Padang Kombes Polisi M Seno Putro mengatakan, dua dari empat tersangka itu, Nando dan Rafi sudah pernah ditahan sebelumnya dalam kasus sama.

Keempat tersangka itu, katanya, sudah menjadi target operasi polisi sejak 2011. Namun saat ditangkap, mereka selalu lolos.
“Aksi keempat tersangka ini sadis. Bahkan, mereka berani melukai korbannya dengan senjata tajam,” ujar Kapolresta Padang didampingi Kasat Reskrim Kompol Iwan Aryandi, kepada wartawan, kemarin (8/2).


Dari pengakuan keempat tersangka, sebut Kapolresta, mereka telah beraksi sejak 1 tahun lalu. Untuk motor yang berhasil dicurinya, dijual ke penadah dengan harga Rp 2 juta sampai Rp 5 juta. Kemudian penadahnya menjual ke luar Padang. “Motif penjualan hasil curiannya ini, sistem rantai,” kata Kapolresta.


Polisi masih terus mengembangkan kasus ini. Sebab, keempat tersangka ini belum mau menyebutkan siapa penadah dan jaringannya “Kita akan mengungkap siapa jaringan mereka,” bebernya.


Kasat Reskrim Polrestata Padang menambahkan, keempat tersangka itu ditangkap Rabu (8/2) malam di lokasi berbeda. Rafi ditangkap di kawasan Purus, Padang Barat. Dari hasil pengembangan, pihaknya berhasil menangkap Nando, Riki dan Adrian. Mereka ditangkap di rumah masing-masing.


Pengakuan sementara dari keempat tersangka, mereka telah beraksi di 10 tempat di Padang. Untuk aksi paling banyak, di Padang Utara, Padang Barat dan di Kototangah. “Dari keempat tersangka ini, Rafi otak pelaku,” tuturnya.


Selain menangkap empat pelaku jaringan curanmor, kata Iwan Aryandi, di hari yang sama juga dibekuk pelaku curanmor lainnya, Dedi Natalia alias Dedi Dukun, 26. Dia ditangkap di sebuah konter HP di kawasan Simpang Haru.

“Dari tangan tersangka, kami juga mengamankan barang bukti berupa Yamaha Vixion. Kini tersangka dan barang bukti, sudah diamankan,” tukas Iwan. (di)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Dari : dodi
Rabu, 15/02/2012 - Jam 00:56 WIB
ini bajingan besar pak....salah satu dari mereka juga pernah mencuri motor dari kakak saya...
yg padahal beliau adalah termaksud tetangga saya.
hukum mati aja mereka pak.
dari pada meresahkan masyarakat.
terima kasih telah menangkap mereka pak.
saya jg berharap kepada jajaran kepolisian bisa memberantas aksi2 kriminal yg seperti ini.
saya bangga dgn kepolisian padang yg mulai mendapat tanggapan yg positif dari masyahrakat....!
Dari : TRIMADONA
Senin, 13/02/2012 - Jam 16:02 WIB
tolong motor saya juga di lihat pak...
BEAT BIRU
plat NO BA6053GA
No Mesin: JF22E-01551
No Rangka: MH1JF22169KO
trimakasih untuk konfirmasinya pak. . .


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!