Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 06:17:43 WIB
BERITA DAERAH

Kota Payakumbuh

Tertibkan Terminal Bayangan

Bina Komunitas, Kapolres Desak Dishub

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Selasa, 31/01/2012 13:26 WIB • Fajar Rillah Vesky • 466 klik

TERTIB LANTAS: Polres Payakumbuh bentuk Komunitas Pencinta Tertib Lalu-Lintas, S

Payakumbuh, Padek—Kapolres Payakumbuh AKBP Ano Munarto meminta Dinas Perhubungan dan Satlantas, berkoordinasi menertibkan angkutan umum yang ngetem di sembarang tempat, sehingga terkesan seperti terminal bayangan. Permintaan itu disampaikan saat berbicara di hadapan Komunitas Pencinta Tertib Lalu-Lintas yang dibentuk Polres Payakumbuh, Senin (30/1).


Waktu itu, AKBP Ano Munarto mendapat pertanyaan dari anggota Komunitas Pencita Tertib Lalu-Lintas, terkait terminal bayangan yang menjamur pada banyak tempat di Payakumbuh. Di antaranya, di depan pintu masuk terminal bus Koto nan Ompek atau di ruas Jalan Soekarno-Hatta dan Simpang Benteng atau ruas jalan Sudirman.


Kapolres juga mendapat pertanyaan soal angkutan kota yang ngetem di sembarang tempat, sehingga membuat kemacetan. Seperti di simpang Masjid Ansharullah Muhammadiyah sampai depan rumah dinas Kapolres, depan gereja, depan SD/SMP Pius, dan depan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina.


Mendengar pertanyaan tersebut, AKBP Ano Munarto yang didampingi Kasat Lantas Iptu Zulfa Renaldo dan Kanit Patroli Aiptu Aprima Sural, meminta Dinas Perhubungan dan Satlantas, agar segera menuntaskan persoalan terminal bayangan dan persoalan angkutan kota yang ngetem di sembarangan tempat, sehingga membuat kemacetan dan mengundang kecelakaan.


”Di depan rumah dinas saya, juga ada angkot yang ngetem. Ini mestinya ditertibkan dan diberikan pembinaan. Jangan dibiarkan ngetem berlama-lama. Kecuali dengan pola yang contohnya seperti ini. Bila angkot A berhenti, tolong dipantau, tidak boleh 10 menit. Begitu juga selanjutnya,” ujar AKBP Ano Munarto.


Mantan Kapolres Sawahlunto ini menambahkan, penataan kota dan lalu-lintas seharusnya menjadi tanggungjawab bersama. Pelaku terminal bayangan juga harus punya komitmen jelas. ”Lihat di kota besar, penumpang dilayani dan mendapat kenyamanan. Pemko Payakumbuh, bisa pula mencoba untuk itu,” ulas AKBP Ano Munarto.


Berkaitan dengan traffic light atau lampu lalu-lintas yang ditengarai banyak rusak, Kapolres meminta Dishub memberi penjelasan. Terkait hal ini, pejabat Dishub Payakumbuh Syofyan mengakui, ada beberapa lampu lalu-lintas yang mati akibat penggalian pipa dan usia lampu yang sudah berusia tua. Kapolres juga memasangkan rompi buat insan pers anggota komunitas, yakni Aking Romi Yunanda (Posmetro). (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!