Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 21:42:26 WIB
RAKYAT SUMBAR

Melirik PAUD Citra Al-Madina

Tanamkan Nilai Agama sejak Dini

Padang Ekspres • Sabtu, 21/01/2012 13:13 WIB • (mg18/mg10) • 1152 klik

Integrasi: Tenaga pengajar PAUD Citra Al-Madina mengajak anak bermain yang diint

Anak-anak harus diajarkan sejak dini pelajaran tentang nilai-nilai keagamaan. Seperti membaca doa-doa pendek, praktik ibadah, bicara jujur, santun terhadap orangtua dan hal positif lainnya. Ini penting untuk membentuk karakter Islami anak sejak dini.


“Salah satu kebiasaan yang dilakukan setiap hari, yaitu membaca doa sebelum belajar, sebelum makan, sebelum tidur. Nah, ini juga yang coba kami kenalkan kenalkan kepada anak,” ujar Kepala Sekolah PAUD Citra Al-Madina, Imla Wifra ketika ditemui Padang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin.


Tak dapat dipungkiri, keberhasilan seseorang ketika dewasa kelak dipengaruhi pertumbuhannya di masa kecil. PAUD Citra Al-Madina yang terletak di Jalan Purus I No 8A Padang Barat, Padang, konsen dalam mengembangkan bakat anak.


PAUD di bawah yayasan yang dipimpin Hj Emma Yohana ini, adalah unggulan di tingkat Sumbar dari Dirjen PNFI Direktorat PAUD Diknas.  Ada berbagai cara memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini pada anak. Satu di antaranya mewujudkan manasik haji.


Anak-anak diperkenalkan dengan satu dari sekian ragam bentuk ibadah sebagai umat muslim. Manasik haji efektif membentuk karakter anak agar lebih paham nilai-nilai Islam. “PAUD Citra Almadina, setiap tahunnya (bulan Zulhijjah), selalu mengadakan kegiatan manasik haji bagi anak-anak PAUD,”  terang Imla.


Anak-anak melangkah pasti bersama pembimbingnya di bawah terik matahari yang menyengat. Seluruh tahapan berhaji mereka ikuti dengan seksama dan khidmat. Mulai dari praktik persiapan, wukuf di Arofah, melempar jumrah di Mina, kemudian berkurban, tahalul (memotong rambut), thawaf, Sai, diakhiri dengan doa.


Perbedaan PAUD Citra Al-Madina dengan PAUD lain, terletak pada bagaimana cara mengajak anak bermain  yang diintegrasikan dengan pendidikan berkarakter serta memasukkan pelajaran agama di sela-sela permainan tersebut.


“Pendidikan pengenalan agama tidaklah mengenal usia. Semakin dini penanaman pendidikan agama, maka pemahaman anak terhadap agama semakin bagus,” ulas Imla yang sudah bergabung di PAUD Citra Al-Madina sejak tahun 2002 itu.


Suasana kelas pun diubah menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk bermain dan belajar. “Saat ini, kita masih dalam proses pengurusan peningkatan akreditasi dari B ke A. Tenaga pendidik kita, selain sudah berstatus sarjana, juga selalu di-training sebelum mengajar,” tambahnya.


Bahan ajar memiliki kurikulum tersendiri, yang terdiri tujuh sentra untuk pengembangan bakat anak. Antara lain, sentra main peran, sentra iman dan takwa, sentra bahan alam, sentra balok, sentra persiapan sentra musik dan olah tubuh serta sentra seni dan kreativitas.


“Dari tujuh sentra yang kami ajar, seorang ibu bisa melihat bakat anaknya untuk diarahkan ke mana,” tutur Imla.
Saat ini, murid PAUD berjumlah 64 orang, terbagi dalam enam kelas. Satu tenaga pengajar hanya boleh mengajar anak paling banyak 15 orang, agar anak yang diajar dapat fokus.


Pimpinan Yayasan PAUD Citra Al-Madina, Emma Yohana menambahkan, sebelum masuk sekolah dasar (SD), sangatlah penting anak mengikuti PAUD. PAUD memberikan rangsangan pada otak anak dalam menunjang kreativitas dan perkembangan emosional ketika beranjak dewasa.


“Dengan PAUD, secara tidak langsung anak diberikan rangsangan pendidikan agar pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani,” ujar anggota DPD RI dari Komite III ini. (mg18/mg10)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!