Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 22:38:47 WIB
NASIONAL

Usia Pensiun Diperpendek

Umur 56 Tahun Diminta Ajukan Perpanjangan BUP

Padang Ekspres • Kamis, 19/01/2012 12:33 WIB • (jpnn) • 382 klik

Jakarta, Padek—Persoalan pendidikan tidak pernah berhenti. Saat ini, puluhan pengawas sekolah di berbagai daerah mengaku resah dan kaget karena dikeluarkannya aturan pemendekan usia pensiun mereka.

Dalam aturan tersebut, begitu memasuki umur 56 tahun, para pengawas sudah diminta untuk mengajukan surat perpanjangan batas usia pensiun (BUP). Fenomena tersebut berujung pada tingkat pemberhentian guru yang bertugas sebagai pengawas meningkat.


Laporan keresahan itu di antaranya masuk ke Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Menurut Ketua Umum PB PGRI Sulistyo, fenemona tersebut muncul karena pengawas sekolah disamakan dengan PNS nonguru dan dosen.

Laporan yang masuk PGRI di antaranya dari para guru di Provinsi Jawa Tengah. Sulistyo menjelaskan, rata-rata kepala daerah membuat aturan ini dengan merujuk pada PP Nomor 65/2008 tentang Pemberhentian PNS.


Sulistyo mensinyalir, praktik tersebut kental aroma politik. ”Ini bisa menjadi pembenaran bagi beberapa kepala daerah, untuk memberhentikan guru yang bertugas sebagai pengawas sekolah,” ujar pria yang juga menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Provinsi Jateng itu.


Sulistyo menegaskan, selama ini aturan pensiun pengawas sekolah sama dengan guru. Yaitu 60 tahun. Jadi, ketika memasuki umur 56 tahun kepala daerah tidak perlu meminta para pengawas sekolah untuk mengajukan perpanjangan BUP.


Dengan keluarnya instruksi perpanjangan BUP ketika pengawas sekolah baru berumur 56 tahun, Sulistyo menghawatirkan banyak kasus pemberhentian pengawas sekolah sebelum usia mereka 60 tahun.

Ini bisa terjadi jika wali kota atau bupati menolak usulan perpanjangan BUP tadi. Sulistyo mengatakan, pemberhentian pengawas sekolah bisa didasari karena pengawas sekolah tidak mendukung politik yang dijalankan penguasa daerah.


Menurut Sulistyo, aturan masa pensiun pengawas sekolah yang sama dengan guru tertuang dalam PP Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru. Dalam peraturan tersebut dijelaskan jika pengawas sekolah adalah guru yang diangkat dalam jabatan pengawas sekolah. Selanjutnya, dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa pemberhentian guru BUP adalah 60 tahun.


Dia menghawatirkan, dari perilaku ini mulai berkembang pernyataan jika BUP pengawas sekolah sama dengan BUP PNS nonguru dan dosen. Jika ini terjadi, Sulistyo mengatakan akan sulit menjadi guru yang baik dan bersedia diangkat menjadi pengawas sekolah. 

Menurut Sulistyo, posisi pengawas sekolah sangat strategis. Sebab, mereka melakukan pemantauan, penilaian, dan pembinaan satuan pendidikan formal. ”Janganlah guru dan pengawas sekolah dijadikan ajang main-main, karena tidak mendukung (kepala daerah, red),” ujar Sulistyo. (jpnn)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!