Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 02:32:37 WIB
XPRESI

Untuk Cari Tugas

Padang Ekspres • Rabu, 18/01/2012 14:38 WIB • (fresti) • 348 klik

Model:  Wita (Stikes Ranah Minang) Fotografer: Riki Suardi Desain:   Orta

Jika dulu ada hal yang nggak kita mengerti, kita pasti bertanya pada guru. Itu kalau di sekolah. Sebab, guru adalah orang yang serba tahu di mata kita. Sedangkan kalau di rumah, mamak diandalkan untuk bertanya. Ibarat ungkapan Minang nih sobeX, ka mamak tampek batanyo.


Namun, tampaknya peran guru dan mamak udah tergantikan tuh sobeX. Pasalnya, jika ada hal mengenai pelajaran yang tak mengerti, maka kebanyakkan kita tidak lagi mencari guru. Dan mamak, tak lagi jelas fungsinya nih sobeX. Kata orang sekarang, kita punya mamak baru yaitu mesin pencari atau search engine. Sebutlah itu paman google, uncu yahoo, om Msn dan sebagainya.


Hmm, kalau bicara search engine nih sobeX. Pasti rata-rata sobeX udah pernah dong menggunakannya. Ada banyak hal yang dapat kita cari lewat mesin pencari. Mumpung Xpresi kali ini membahas tentang search engine. Xpresi pengen tanya-tanya nih kepada sobeX. Apa sih yang sobeX lakukan dengan search engine, apa aja yang dicari?


Rata-rata narasumber yang Xpresi wawancarai menjawab tugas nih sobeX. Ya, bagi mahasiswa dan pelajar yang mendapatkan kewajiban mengerjakan tugas setiap harinya, mesin pencari menjadi dewa penolong. Dengan cepat, apa yang ingin diminta guru atau dosen tinggal bertanya pada mesin pencari.


“Iya nih sobeX, soalnya referensi di internet banyak banget. Lagian kita dengan mudah mencari bahan. Tinggal dengan sekali klik. Kalau makai buku, ribet banget kan sobeX. Ke pustaka bolak-balik, trus minjam buku. Kadang ada urusan perpustakaannya yang ribet banget. Beda banget dengan mesin pencari. Praktis. Malahan tugas yang ingin kita cari sudah tersedia gitu aja. Tinggal copy atau download aja,” celoteh Rahmat Hidayat.


Sri Wahyuni beda lagi nih sobeX. Bagi mahasiswa Unand ini, mencari tugas nih mesin pencari adalah alternatif lain jika buku yang ia dapatkan tidak ketemu.


“Itu hanya penunjang aja. Soalnya ada dosen yang nggak mau kalau referensi tugasnya dari internet. Jadi, ikut aja deh apa kata dosen. Kalau pun ada bahan yang di internet, paling cuma bacaan aja buat nambah-nambah,” tutur mahasiswa Unand ini.


Hal yang sama juga diutarakan Muhammad Rizki. Mahasiswa UBH ini mengaku kadang nggak semua yang ada di search engine itu benar. Soalnya kadang, yang keluar malah bukan yang berhubungan dengan apa yang dicari.


“Sebab, ia hanya menampilkan apa yang sama dengan kata kunci yang kita ketik. Dan halaman yang ditampilkan adalah halaman yang jumlah pengunjung banyak atau populer. Ada bahan yang bagus tapi urutannya malah di belakang. Makanya kita mesti pintar-pintar juga nyarinya,” sebut Rizki.


Beda lagi dengan Ahmad bil Wahid. Disamping guna mesin mencari untuk mencari tugas, mahasiswa IAIN Imam Bonjol ini biasanya menjadikan sarana mesin pencari untuk mencari informasi-infomasi mengenai lomba. Cowok yang suka desain grafis ini suka hunting informasi yang ia sukai. Kadang nyari insiprasi di bidang desain dan lain sebagainya. Jadi nggak sebatas cari tugas saja.


Ada lagi yang memanfaatkan layanan search engine untuk download nih sobeX. Salah satu orangnya adalah Redho Pratama. Ia suka mencari video, lirik lagu dan mp3 lagu-lagu terbaru. Maklum lah sobeX cowok yang satu ini emanng suka nyanyi banget. Makanya, kalau buka internet, kata kunci dalam mesin pencarinya berhubungan dengan lagu.


Hmm, apapun yang dilakukan di mesin pencari tergantung kebutuhan masing-masing kita sobeX. Nggak sama satu sama lain. Karena, mesin pencari dibuat untuk memudahkan kita dalam mengakses atau mencari data yang ada di internet, jangan pula kita menggunakannya dengan sembarangan. Ya, tahu sendiri lah sobeX. Manfaatkanlah mesin pencari atau search engine ini sebaiknya. (fresti)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!