Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 11:44:40 WIB
EKONOMI BISNIS

Tahap III Cair, Harga Bahan Bangunan Naik

Padang Ekspres • Kamis, 12/01/2012 12:33 WIB • (mg10) • 931 klik

Padang, Padek—Pascacairnya dana gempa tahap III untuk Kota Padang, membuat masyarakat mulai memburu bahan bangunan. Harga bahan bangunan pun mulai merangkak naik. Toko-toko yang menjual bahan bangunan kebanjiran order. Omzet yang didapat pemilik toko mencapai dua kali lipat.


Eva, 35, pemilik toko bangunan Mas Yeni di Jalan Belimbing Raya mengatakan, sejak cairnya dana gempa pada Senin (9/1) di Belimbing, penjualan terhadap bahan bangunan meningkat. “Stok semen, bata, dan pasir, mulai menipis karena banyak beli,” ujarnya.


Ia juga mengatakan, kalau harga sejumlah bahan bangunan memang mengalami kenaikan dan dipengaruhi meningkatnya penjualan. Misalnya, harga Semen Padang Tipe I, biasanya ia menjual Rp 55 ribu 1 sak, kini Rp56 ribu, sedangkan semen tipe Pec atau tipe II dari Rp53 ribu kini Rp54 ribu.


Harga besi ukuran 8, satu batang biasanya Rp39 ribu kini Rp41 ribu. Sedangkan besi ukuran 6, harga awal Rp19 ribu, tapi kini Rp21 ribu. Sedangkan harga pasir masih stabil dengan harga 1 truknya Rp550.000. Harga bata sebelumnya Rp550 kini menjadi Rp600.


Pemilik toko bangunan Berkah, Safar, 28 mengatakan untuk penjualan bahan bangunan terjadi peningkatan. Masyarakat yang datang membeli bahan bangunan ketika mereka membelinya dalam jumlah besar. Stok bahan yang ada di tokonya pun sudah mulai hampir habis.(mg10)


)   
 
 
 

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!