Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 00:31:34 WIB
PRO SUMBAR

Pamsimas belum Maksimal

Padang Ekspres • Rabu, 20/04/2011 11:14 WIB • (nia) • 632 klik

Air Bersih: Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman mencoba air bersih Pamsimas saat

“Tujuan pelaksanaan program Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) untuk meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran kota dalam mendapatkan akses terhadap layanan air minum dan sanitasi yang sehat dan praktik hidup bersih dan sehat,” ujar Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman saat peresmian program Pamsimas di Dusun Pakotan Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Senin (18/4).


Seperti diketahui, Pamsimas salah satu upaya pemerintah mencapai keberhasilan pembangunan bidang AMPL. Dijelaskan Mukhlis, beberapa program yang dilaksanakan sebelumnya bisa dikatakan belum maksimal.
Salah satu penyebab kegagalan pembangunan AMPL di Indonesia selama 15 tahun terakhir, adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam hal prilaku hidup bersih dan sehat.


Pelaksanaan program Pamsimas di Kota Pariaman tersebar di 11 lokasi. Salah satunya, Dusun Pakotan Desa Sikapak Barat. Sumber pembiayaan Pamsimas ini berasal dari 70 persen dari APBN (melalui loan Bank Dunia), 10 persen dana APBD Kota Pariaman dan kontribusi masyarakat sebesar 20 persen yang terdiri in-cash (uang tunai 4 persen) dan in-kind (material lokal dan tenaga 16 persen). “Keseluruhan, total anggaran masing-masing desa Rp275 juta,” terang Wako.


Wako berharap masyarakat Dusun Pasa Ilalang Desa Taluak terus  menjaga keberlanjutan dan kesinambungan operasional sarana Pamsimas, sehingga dapat dimanfaatkan secara terus menerus bahkan sampai kepada akses sambungan rumah milik masyarakat. (nia)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!