Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 03:00:20 WIB
METROPOLIS

Pemko Nunggak Tunjangan Guru

Syahrul: Dana tak Sebanding Jumlah Guru Sertifikasi

Padang Ekspres • Kamis, 05/01/2012 14:00 WIB • Gusti Ayu Gayatri • 495 klik

Sawahan, Padek—Para guru mendesak Pemko Padang segera mencairkan tunjangan sertifikasi guru. Mereka mengeluh belum menerima dua bulan tunjangan di tahun 2011 dan sebulan tunjangan pada tahun 2010.


 “Kami seakan dipingpong saja. Tanya ke Dinas Pendidikan kata Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA). Oleh orang DPKA, jawabannya pun tak memuaskan,” kata salah seorang guru yang minta  namanya tak dikorankan kepada Padang Ekspres, kemarin (4/1).


Ia mengingatkan tak ada alasan Pemko menahan dana sertifikasi guru. “Bukannya melunasi sebulan dana sertifikasi pada tahun 2010, justru pada 2011 lalu menunggak lagi 2 bulan, November dan Desember. Begitupun pada tahun 2010, bulan Desember belum dibayar,” katanya.
Para guru itu mengaku tidak tahu alasannya hak mereka belum dicairkan Pemko.


Menanggapi itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Syahrul mengaku belum membayar dua bulan tunjangan sertifikasi guru pada 2011 dan sebulan pada 2010. Alasannya, dana yang tersedia tak sebanding dengan jumlah guru sertifikasi.


Total dana sertifikasi dari pusat ke Pemko Padang Rp 90 miliar. “Jika dibagi 12 bulan, setiap bulannya Pemko  membayarkan Rp 7,5 miliar. Kendalanya, jumlah guru sertifikasi selalu bertambah setiap bulan,” kata Syahrul.


Ada satu bulan pembayaran, yakni bulan Desember 2010. Saat ini, kata Syahrul, sisa dana sertifikasi Rp 1,05 miliar.
”Pusat memberikan informasi ke kami, di tahun ini, seluruh pembayaran sisa dana sertifikasi di tahun 2010 dan 2011 akan dilunasi. Saya minta guru sertifikasi bersabar dululah,”  katanya.


Syahrul juga mengaku tak tahu persis jumlah guru sertifikasi di Padang. “Makanya, saya tak dapat menentukan secara pasti rata-rata guru menerima dana sertifikasi setiap bulannya,” tukasnya. (*)  

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!