Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 05:22:46 WIB
METROPOLIS

Pemko Nunggak Tunjangan Guru

Syahrul: Dana tak Sebanding Jumlah Guru Sertifikasi

Padang Ekspres • Kamis, 05/01/2012 14:00 WIB • Gusti Ayu Gayatri • 503 klik

Sawahan, Padek—Para guru mendesak Pemko Padang segera mencairkan tunjangan sertifikasi guru. Mereka mengeluh belum menerima dua bulan tunjangan di tahun 2011 dan sebulan tunjangan pada tahun 2010.


 “Kami seakan dipingpong saja. Tanya ke Dinas Pendidikan kata Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA). Oleh orang DPKA, jawabannya pun tak memuaskan,” kata salah seorang guru yang minta  namanya tak dikorankan kepada Padang Ekspres, kemarin (4/1).


Ia mengingatkan tak ada alasan Pemko menahan dana sertifikasi guru. “Bukannya melunasi sebulan dana sertifikasi pada tahun 2010, justru pada 2011 lalu menunggak lagi 2 bulan, November dan Desember. Begitupun pada tahun 2010, bulan Desember belum dibayar,” katanya.
Para guru itu mengaku tidak tahu alasannya hak mereka belum dicairkan Pemko.


Menanggapi itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Syahrul mengaku belum membayar dua bulan tunjangan sertifikasi guru pada 2011 dan sebulan pada 2010. Alasannya, dana yang tersedia tak sebanding dengan jumlah guru sertifikasi.


Total dana sertifikasi dari pusat ke Pemko Padang Rp 90 miliar. “Jika dibagi 12 bulan, setiap bulannya Pemko  membayarkan Rp 7,5 miliar. Kendalanya, jumlah guru sertifikasi selalu bertambah setiap bulan,” kata Syahrul.


Ada satu bulan pembayaran, yakni bulan Desember 2010. Saat ini, kata Syahrul, sisa dana sertifikasi Rp 1,05 miliar.
”Pusat memberikan informasi ke kami, di tahun ini, seluruh pembayaran sisa dana sertifikasi di tahun 2010 dan 2011 akan dilunasi. Saya minta guru sertifikasi bersabar dululah,”  katanya.


Syahrul juga mengaku tak tahu persis jumlah guru sertifikasi di Padang. “Makanya, saya tak dapat menentukan secara pasti rata-rata guru menerima dana sertifikasi setiap bulannya,” tukasnya. (*)  

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!