Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 05:23:20 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Kemenag RI Terbitkan NRG 224 Guru

Padang Ekspres • Berita Pendidikan • Jumat, 30/12/2011 14:25 WIB • (rul) • 1867 klik

PERTAMA DI SUMBAR: Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, M Nasir, menyerahkan sekalig

Bukittinggi, Padek—Setidaknya, 192  guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk 32 guru honorer di lingkungan Kementrian Agama (Kemenag)  Kota Bukittinggi dapat tersenyum lega. Sebab, selain memiliki sertifikat pendidik, keabsahan mereka juga ditandai dengan pemberian Nomor Registrasi Guru (NRG) berupa ID Card yang diterbitkan Kemenag RI.


NRG itu, sebagai salah satu syarat untuk pencairan dana tunjangan sertifikasi. “Di Sumatera Barat, baru Bukittinggi para guru sertifikasi di lingkungan Kemenag yang memiliki NRG,” kata Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, M Nasir, pada penyerahan dan  penyematan NRG kepada guru sertifikasi di aula MAN 1 Model, Gulai Bancah Bukittinggi, Kamis (29/12).


Dengan dipasangkannya tanda NRG yang dicetak Kemenag pusat dalam bentuk ID Card tersebut, ke depan para guru sertifikasi tidak mendapat kendala lagi dalam urusan menerima tunjangan sertifikasi.


Pernyataan M Nasir tersebut disambut gembira Kepala MAN 1 Model  Refinel, kepala MAN 2, Aguslir, kepala MTSN 1, Aisyah. Begitu juga dengan Kepala MTsN 2, Irsyad, pengawas, Hasrat Amin serta ratusan guru lainnya. Hingga saat ini di Kota Bukittinggi tercatat 362 guru PNS yang berada di bawah Kemenag, baik yang mengajar di sekolah umum maupun sekolah keagamaan seperti MTSN MAN dan Ponpes serta 46 guru honorer.


Sementara yang lulus sertifikasi mencapai 192 guru PNS dan 32 guru honor. Guru PNS akan menerima tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai pangkat, golongan dan masa kerja perbulan. Sedangkan guru honorer yang telah mengabdi selama lima tahun dan belum masuk daftar inpasing, menerima tunjangan sertifikasi Rp1,5 juta perbulan.


Guru honor yang mengabdi selama 12 tahun lebih dan telah  masuk daftar inpasing, menerima tunjangan setara dengan guru PNS golongan III/a. Namun sebagian guru belum menerima tunjangan, karena belum terbitnya NRG sebagai salah satu syarat pencairan dana tunjangan. Namun dengan terbitnya NRG itu, diharapkan tunjangan sudah dapat dicairkan.


Untuk itu, para guru diharapkan dapat meningkatkan kinerja, bukan karena tunjangan, akan tetapi keikhlasan. Sebab jika berorientasi pada uang di sisi yang Maha Kuasa takkan mendapat kan pahala.


”Peningkatan kinerja dalam mengabdi sebagai guru yang dilandasi keikhlalan dalam upaya melahirkan lulusan berkualitas mutlak dilakukan. Apalagi bagi para guru yang telah lulus sertifikasi serta menerima tunjangan, ke depan kinerja kembali akan dinilai tim ahli dari Kemenag,  maupui tim yang telah dibentuk Kemendiknas,” jelasnya. (rul)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Dari : farul abdi
Senin, 23/01/2012 - Jam 14:17 WIB
gmna cara daftar jadi guru sertifikasi
Sabtu, 07/01/2012 - Jam 20:43 WIB
NRG untuk daerah indramayu kapan ?


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!