Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 02:33:45 WIB
RAKYAT SUMBAR

Mobil Damkar Dilepaskan

Kapolres: Keluarga Korban Sudah Mengizinkan

Padang Ekspres • Minggu, 25/12/2011 13:18 WIB • (nia) • 345 klik

Pariaman, Padek—Mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Padangpariaman menabrak pengendara sepeda motor Mio nopol BA 8070 FE yang dikendarai Nurjanah, 20, Kamis (22/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Nurjanah terpaksa dirawat intensif di RS Siti Rahmah, Padang, karena mengalami patah tulang dan cedera di kepala.


Kapolresta Pariaman, AKBP Bondan Wijaksono menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil damkar yang dikemudikan pegawai honorer damkar, Handi Pratama, 22, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pariaman menuju Kuraitaji. Saat itu, Handi tengah menjalankan tugas untuk membantu memadamkan api pada peristiwa kebakaran yang terjadi di Tandikek, Padangpariaman.


Sesampai di Desa Bungo Tanjuang, tepatnya di Simpang Kampuang Paneh, dari arah Santok tanpa diduga muncul mobil Kijang Super. Untuk menghindari kecelakaan, Handi berusaha mengelak dengan membanting setir ke arah kiri. Malang, bagian belakang kiri mobil damkar malah menyenggol pengendara sepeda motor Mio, Nurjanah di arah yang sama.


Korban terpental hingga 10 meter dari posisi terjadinya kecelakaan dengan posisi tertelentang. Warga sekitar yang melihat kejadian, langsung membawa korban ke RSUD Pariaman.


Namun karena kondisi yang dialami warga Balah Aia, Sungai Sariak, Padangpariaman ini cukup parah, dokter merujuk korban ke rumah sakit di Padang.


“Saat ini, korban tengah dirawat di RS Siti Rahmah,” ujar Kapolresta Pariaman, AKBP Bondan Wijaksono didampingi Wakapolres Kompol Ponimin di ruang kerjanya, kemarin (23/12).


Kejadian ini sempat memancing aksi dari anggota tim damkar tujuh kabupaten/kota di Sumbar. Sehari setelah peristiwa, Sabtu (24/12) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, ratusan petugas damkar berkumpul di Markas Damkar Padangpariaman dengan rencana untuk aksi demo ke Polresta Pariaman.


Mereka tidak setuju dengan tindakan penahanan mobil damkar oleh Polresta Pariaman, imbas dari peristiwa kecelakaan tersebut. Mereka menilai rekannya sudah melaksanakan tugas sesuai prosedur. Namun rencana aksi demo itu berhasil digagalkan Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni beserta Sekkab Mawardi Samah, dinihari itu. Dalam kesempatan itu, bupati berjanji akan mencarikan solusi masalah tersebut.


Kapolresta Pariaman, AKBP Bondan Wijaksono menyatakan penahanan mobil damkar dilakukan untuk barang bukti. Bondan mengaku paham karena alasan tugas kemanusiaan, sopir damkar meninggalkan korban kecelakaan di TKP. Tapi tindakan ini juga sepenuhnya tidak bisa dibenarkan, karena yang ditabrak juga manusia dan kondisinya pun sangat kritis.


“Penahanan yang kami lakukan sore hari sehari setelah kejadian, semata-mata hanya untuk kepentingan barang bukti dan penyidikan serta memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban. Benar, sesaat setelah kejadian, datang melihat korban ke RSUD, namun hanya sekadar melihat, tanpa ada jaminan apa-apa. Selain itu, pihak damkar menghindar memberikan identitas petugas yang membawa mobil damkar tersebut. Padahal kami sudah bilang kepada pihak damkar, kalau sudah ada penyelesaian masalah ini, kami akan pinjam pakaikan mobil damkar kepada petugas damkar,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Danru UPTD Damkar Padangpariaman, Joni Anwar menyatakan kalau pihaknya bukan menghindar memberikan barang bukti mobil damkar dan identitas rekannya yang tugas saat malam kejadian.


“Kami harus koordinasi dulu dengan pimpinan, sebab mobil damkar itu bukan mobil biasa, tapi mobil yang sangat penting untuk kemanusiaan,” ulasnya. “Paginya, komandan kami tentu harus koordinasi juga dengan pimpinan tertinggi lainnya. Inilah yang membutuhkan waktu, sehingga siangnya baru bisa kami selesaikan masalah ini. Kepada keluarga korban, juga sudah kami bilang, saat dibawa ke RSUD Pariaman, kami akan menjamin biaya pengobatan. Pimpinan kami juga menjenguk saat korban dirujuk ke Padang,” ujarnya.  


Meski demikian, akhirnya masalah ini menemui solusinya. Kapolresta menepati janjinya meminjampakaikan mobil damkar kepada petugas damkar. Kemarin (24/12), mobil damkar sudah ada di Markas Damkar Padangpariaman. “Keluarga korban telah mengizinkan pengembalian mobil damkar ini, dengan alasan untuk kepentingan orang banyak,” pungkas Kapolres. (nia)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!