Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 00:32:42 WIB
PRO SUMBAR

Harga Karet Stabil, Petani Getah Bergairah

Padang Ekspres • Kamis, 15/12/2011 11:56 WIB • (ldy) • 772 klik

Pasaman, Padek—Perekonomian petani karet Pasaman mulai membaik. Hal ini terjadi sejak dua bulan terakhir ini, dimana harga karet yang merupakan hasil perkebunan sekitar 50 persen warga mulai berangsur stabil. Saat ini saja, harga karet di pasaran mencapai Rp 11 ribu per kilogramnya, sedangkan karet dengan kualitas harian, dijual seharga Rp 10.500 perkilogramnya.


“Saat ini perekonomian masyarakat petani karet mulai membaik, kini harga karet mulai stabil,” ujar Bolon, 21, salah seorang petani karet di Kecamatan Rao.


Menurut dia, sebagian besar penduduk Kecamatan Rao bekerja sebagai petani karet. Sejak harga karet mulai stabil, kehidupan masyarakat setempat sudah mulai membaik. Masyarakat sudah banyak yang berbelanja kebutuhan pokok ke Pasar Lubuksikaping yang berjarak lebih kurang 60 kilometer dari Rao.


Indikasi mulai membaiknya perekonomian masyarakat terlihat dengan sudah banyaknya warga di kecamatan ini yang membeli kendaraan baru seperti motor dan mobil. “Kehidupan petani karet saat harga stabil seperti saat ini mulai berubah total,” ujarnya.


Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Pasaman Nasrun mengatakan produksi karet per tahunnya mencapai 23 ribu ton. Tingkat produksi tertinggi berada di Kecamatan Mapat Tunggul dan Kecamatan Mapat Tunggul Selatan yang memiliki kebun karet yang sangat luas di Pasaman dibandingkan dengan kecamatan lainnya. “Tingginya produksi karet, saat ini sudah mulai diikuti dengan peningkatan mutu bahan olah karet (bokar) ekspor sehingga produksi karet di Pasaman ini mulai berkembang seperti saat ini,” jelasnya. (ldy)



[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!