Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 12:43:33 WIB

Optimistis, Tapi tak Mau Tergesa

Padang Ekspres • Selasa, 06/12/2011 15:31 WIB • (aam/jpnn) • 249 klik

TAK MAU TERGESA:  Daud ”Cino” Jordan menahan diri untuk berlaga pada perebutan g

Jakarta, Padek—Petinju kelas bulu (57,1 Kg) Daud ”Cino” Jordan semakin optimistis melihat peluangnya mengejar gelar juara dunia setelah menang KO atas Frankie Archuleta pada 30 November lalu. Meski yakin, Daud ternyata tidak ingin terburu-buru menantang juara.


”Saya sebenarnya masih menginginkan satu pertarungan yang setingkat di bawah melawan juara dunia. Agar bisa semakin siap sebelum lawan juara dunia,” katanya di Jakarta, kemarin (5/12).


Sejatinya, promotor Raja Sapta Oktohari telah menjanjikan Cino untuk mendapatkan pertarungan melawan juara dunia jika berhasil memukul jatuh Frankie. Rencananya, Daud akan ditandingkan melawan Billy Dib asal Australia yang saat ini menjadi juara kelas bulu versi badan tinju IBF.


Cino pun tak menampik hal itu, dia mengaku jika pertarungan berikutnya dijadwalkan digelar pada Maret 2012 mendatang. Dia yakin pertarungan itu akan terlaksana karena manajemennya, Mahkota Promotion, menginginkan setiap empat bulan sekali Daud harus naik ring alias bertanding.


”Pak Okto memang mengatakan saya akan bertarung lagi Maret. Kalau lawan, masih diusahakan. Jika tidak bisa lawan juara dunia, mungkin keinginan saya untuk pertarungan setingkat dibawahnya bisa dilakukan,” tandasnya.


Petinju 24 tahun tersebut juga sempat memaparkan jika dirinya memiliki target pertarungan yang sangat ingin didapatkannya kembali. Yakni, untuk melakukan pertarungan ulang (revans) melawan seniornya, Chris John, yang telah menaklukkannya pada April lalu.


”Tapi itu sepertinya tidak mungkin. Karena kami satu menajemen. Kalau ada kesempatan, saya sangat ingin mengalahkannya,” tegasnya.
Untuk menunjukkan kesiapannya, Daud sudah menjadwalkan bakal melakoni latihan rutin kembali sebagai persiapan umum mulai Akhir Desember ini.  Petinju berjuluk The Stones tersebut sengaja menjalani hal itu karena ingin bekerja keras untuk mewujudkan ambisinya menjadi petinju hebat dengan gelar juara dunia.


”Saya harus disiplin jika ingin meraih yang saya harapkan. Bagi saya, latihan itu harus dilakukan setiap hari, seperti makan agar kemampuan bisa terus meningkat,” tuturnya.


Pelatih Daud, Damianus Jordan, juga mengiyakan ucapan anak didiknya tersebut. Dia mengaku bakal mempersiapkan program latihan jangka panjang untuk Daud. Dia ingin pada Maret mendatang kondisi petinjunya sangat siap.


”Kami belum tahu lawan. Terlepas dari juara dunia atau tidak, Daud harus cukup siap. Karena itu kami akan segera memulai latihan kembali,” terang pelatih yang juga kakak kandung Daud tersebut. (aam/jpnn)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!