Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 07:45:40 WIB
RAKYAT SUMBAR

Cerdaskan Anak Cacat, jangan Abaikan

Padang Ekspres • Senin, 05/12/2011 12:47 WIB • (mg6) • 376 klik

Padang, Padek—Persatuan Penyadang Cacat Indonesia Provinsi Sumatera Barat (PPCI) terus berupaya mencerdaskan masyarakat penyandang cacat (disabilitas) dalam berbagai bidang melalui pendidikan formal atau non formal.


Ketua DPD PPCI Sumbar, Jhoni Aulia mengatakan, Peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat (Hipenca) untuk mengembangkan wawasan masyarakat terhadap persoalan kehidupan para penyandang cacat. Juga memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang cacat, termasuk dalam hal mendapatkan pekerjaan dan hak yang sama.


Sesuai kriterianya, penyandang disabilitas (tunadaksa, tunarunggu, tunanetra dan tunahgrahita) memiliki kompetensi tersendiri. Dari berbagai potensi tersebut, bagaimana pihaknya bisa mengembangkan, sehingga potensi tersebut bisa tersalurkan.


Selain itu, dikatakannya, dalam mengembangkan kompetensi siswa penyandang disabilitas tersebut, PPCI Sumbar akan terus memperjuangkan hak-hak mereka dalam segala bidang. “Lomba-lomba ini kita berharap bukan hanya seremonial, melainkan mendorong peningkatan pendidikan karakter,” ujarnya.


“Tahun sekarang memang kita plotkan Kota Padang, karena selama ini kegiatan Hipenca dilaksanakan di sekolah masing-masing. Mudah-mudahan di tahun mendatang kita kemas lagi secara profesional, sehingga bisa melibatkan siswa penyandang disabilitas se-Sumbar,” ungkap Alumni IAIN Imam Bonjol itu.


Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Subrayon Tiga Kota Padang, Rafmateti menyebutkan, lomba kali ini merupakan yang pertama serentak dengan SLB, panti-panti maupun siswa inklusi.


“Kita berharap kegiatan ini dapat perhatian dari semua pihak agar keberadaan siswa penyandang disabilitas dapat diperhatikan dimasa mendatang, baik itu diakalangan pemerintah maupun swasta, karena siswa penyandang disabilitas itu tidak kalah saingnya dengan siswa non disabilitas,” katanya yang juga Kepala SLB YPPA Padang.


“Kami juga berharap kepada pemerintah daerah, untuk mengeluarkan sebuah Perda Hak Asessibilitas Penyandang Cacat, karena saat ini penyandang cacat dianggap sebagai sekumpulan orang yang tidak berdaya, tidak mampu dan menyandang masalah karena tercela atau cacat,” tuturnya.


Setidaknya, kata dia, ini memberikan kesempatan dan kesetaraan yang sama kepada penyandang cacat untuk terlibat dalam pembangunan dan menunjang kebutuhan dalam pengadaan sumber daya manusia. Walaupun punya keterbatasan fisik, namun secara kinerja mereka bisa seperti orang normal,” ujarnya Teti. (mg6)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!