Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 18:33:05 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Perawat harus Perhatikan Patient Safety

Padang Ekspres • Berita Kesehatan • Jumat, 18/11/2011 13:35 WIB • (fd) • 791 klik

Bukittinggi, Padek—Kenyamanan dan keamanan pasien di rumah sakit perlu ditingkatkan. Sebab kesalahan tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya, akan mengakibatkan pasien menjadi cedera. Sehingga dibutuhkan sistem yang membuat pasien menjadi aman melalui patient safety (keselamatan pasien).


Hal itu diungkapkan dosen STIKes Yarsi Sumbar Bukittinggi, Reny Chaidir dalam Kuliah Pakar dan Mini Seminar Service Ecellent di Gedung Pustaka Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (16/11).  Reni menjelaskan dengan patient safety dimaksudkan agar perawatan kesehatan aman (health care safer) dan hasil pelayanan memuaskan (good outcome).


Menurut Reni terdapat sejumlah kesalahan yang sering dilakukan oleh petugas keperawatan. Sehingga dibutuhkan manajemen penanggulangannya melalui sistem keamanan yang sistematis. Sehingga mampu meminimalisir kesalahan yang akan berakibat fatal bagi pasien.


”Kesalahan dapat dibagi menjadi dua  bagian. Yakni diagnostic error, seperti, kesalahan tahu keterlambatan diagnosa, tidak menggunakan tes yang di indikasikan, menggunakan tes yang tidak akurat atau ketinggalan zaman, tidak bertindak terhadap hasil tes yang dilakukan dengan baik.

Selain itu juga kesalahan yang disebut dengan treatment error, seperti, kesalahan proses kerja dalam prosedur dan tes, salah memberikan terapi, kesalahan dosis atau cara memberikan obat dan kesalahan lainnya,” jelas Reni.


Kuliah pakar yang diselenggarakan setiap semester tersebut,  diikuti sekitar 700 mahasiswa STIKes Yarsi Sumatera Barat. Selain itu, yang juga di ikuti mahasiswa STIKes Fort De Kock dan STIKes Perintis. Mereka juga mendapatkan pengetahuan tentang service excellent dari Budi Anna Keliat.


Budi memaparkan pentingnya pelayanan prima bagi pasien. Sebab pelayanan merupakan hal utama yang dilakukan untuk membuat pasien nyaman dan nilai jual perawatan terletak pada pelayanan tersebut. Sehingga hal-hal yang berhubungan dengan cara pelayanan menjadi fokus utama perawat.


”Perusahaan kesehatan bisa saja kehilangan pasien karena pelayanan tidak dilakukan dengan sempurna. Artinya orang-orang yang ditemuinya tidak menyenangkan. Persentase kepindahan pelanggan yang disebabkan oleh pelayanan yang buruk sangat tinggi. Sehingga hal ini sangat penting menjadi perhatian bagi calon-calon perawat dan bidan,” terangnya.


Budi juga menjelaskan pelayanan prima melalui cara-cara yang praktis kepada mahasiswa. ”Kontak mata dengan mata pasien misalnya, mendengar penuh perhatian, kata-kata bijaksana dan motivasi sebagai pendorong pasien,” ungkap Anna. (fd)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!