Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 02:33:41 WIB
RAKYAT SUMBAR

Haji Nonkuota Dinilai Ilegal

Padang Ekspres • Selasa, 01/11/2011 11:48 WIB • (mg8) • 242 klik

Padang, Padek—Ratusan jamaah haji nonkuota sejak beberapa hari lalu telantar di Arab Saudi. Mereka kata Kepala Bidang Haji, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Japeri Jarap tidak terdaftar didata pemerintah.

Makanya, pemerintah tidak bertanggung jawab terhadap jamaah tersebut. ”Itu permasalahan sudah lama. Status mereka ilegal, karena tidak mengantongi izin pemerintah,” katanya kepada Padang Ekspres, Senin (31/10) tadi malam. Kehadiran mereka di tanah suci kata Japeri hanya akan membebani kedutaan Republik Indonesia di sana.  


Dari seratusan jamaah tersebut, Japeri belum mendapat kabar ada tidaknya jamaah asal Sumbar. ”Saya harap tidak adalah, karena sejak lama kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat untuk mendaftar haji melalui lembaga resmi pemerintah,” sebutnya.

Keberangkatan jamaah nonkuota itu, katanya, disponsori pihak-pihak yang berusaha mengeruk keuntungan selama musim haji. Makanya, kata Japeri, ada sanksi tegas kepada pihak-pihak yang melakukan penyelundupan itu. ”Tentu akan diproses, dan diselesaikan melalui jalur hukum,” katanya.


Sementara itu, satu jamaah Embarkasi Padang wafat di tanah suci, Jumat (28/10) lalu. Yaitu, Jamaan Bin Marah, 71, asal Balai Gadang Bawah Bungo, Limapuluh Kota yang wafat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah. Ia meninggal akibat gagal sistem pencernaan (profuse bleeding). Jenazahnya dimakamkan di Syara, Mekkah, tempat pemakaman khusus jamaah haji. (mg8)     

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!