Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 12:49:24 WIB
METROPOLIS

Bermesraan, PNS dan Pengusaha Ditangkap

9 Wanita Malam dan Bencong Terjaring

Padang Ekspres • Selasa, 01/11/2011 09:55 WIB • (mg11) • 537 klik

DIINTEROGASI: Tiga dari 11 orang yang terjaring saat razia diinterogasi di Mako

Aziz Chan, Padek—Jajaran polisi pamong praja (Pol PP) terus menggelar razia penyakit masyarakat (pekat). Dalam razia siang kemarin, sebelas orang terjaring. Sepasang di antaranya, tertangkap basah sedang bermesraan di kompleks GOR H Agus Salim.  


Pasangan ilegal itu diketahui seorang pegawai negeri sipil (PNS), dengan teman prianya yang mengaku sebagai pengusaha.        
Razia digelar sejak pukul 12.00 sampai 15.00 di dua tempat, di Jalan Veteran (belakang Hotel Sriwijaya) dan GOR H Agus Salim.

Di kawasan Jl Veteran, Satpol PP menjaring 7 cewek dan 2 bencong karena tidak memiliki KTP. Dari laporan masyarakat setempat, mengaku resah karena banyak ditempati wanita-wanita panggilan.


Tujuh cewek yang terjaring tersebut, CH, 15, TR,17, EG, 17, SC, 19, DN, 17. Kemudian, NL, 17, dan LL, 17. RN, 16, dan MN, 29 ditengarai sebagai bencong.


Di kawasan GOR H Agus Salim, Satpol PP menangkap pasangan ilegal; YM, 45, dan IM, 41. Pasangan ini berprofesi sebagai PNS di lngkungan Pemko Padang dan seorang pengusaha.


Di Kantor Pol PP Padang, TR, 17, yang mengaku asal Bogor, mengaku bekerja sebagai wanita penghibur. Dia dijaring Pol PP karena tidak mempunyai KTP.


Tarif TR menemani pria hidung belang di tempat hiburan malam Rp 200 ribu. TR juga melayani jasa short time dengan tarif Rp 800 ribu. “Sekarang nggak (making love) lagi. Saya mau mencari pekerjaan yang halal, malu sama orangtua,” dalih TR kepada Padang Ekspres.


Kepala Kantor Pol PP Padang, Yadrison mengatakan, razia kali ini atas laporan masyarakat yang resah dengan ulah para pekerja malam yang rata-rata tinggal di kawasan Veteran.


“Mereka akan kami bina dan selanjutnya dibebaskan,” tukas Yadrison seraya menyebutkan dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memanggil pemilik kos-kosan yang disinyalir tidak memiliki izin itu. (mg11)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!