Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 10:11:32 WIB
METROPOLIS

Warga Minta Jalan Diperlebar

Padang Ekspres • Sabtu, 29/10/2011 12:18 WIB • (a) • 231 klik

Aiapacah, Padek—Kawasan Aiapacah awalnya, daerah lengang, saat ini secara perlahan benar-benar akan berubah menjadi kota. Angkutan kota yang bisanya lengang dan enggan mengantarkan penumpangnya hingga ke Aiapacah, meskipun trayeknya ada ke sana, kembali bergairah dan ramai.


Perubahan itu terlihat jelas, saat kehadiran kampus Universitas Baiturrahmah dan kampus II Universitas Bung Hatta (UBH) sebagai tempat perkuliahan bagi mahasiswa baru.


Konsekuensi perubahan tersebut, tidak terlepas dari akan dipindahkannya pusat pemerintahan Kota Padang di bekas Terminal Bingkuang Aia Pacah. Namun, hendaknya harus diiringi dengan segera infrastruktur menuju ke pusat pelayanan masyarakat tersebut.


Saat ini otomatis hanya ada dua jalur alternantif menuju pusat pemerintahan tersebut, melalui jalur Bypass dan dari, atau  melalui Jalur Siteba–Durianratus–Parakrumbio-Bypass.


Namun saat ini, jalur yang paling ramai dilewati adalah Siteba–Kurao Pagang-Jalan Maransi-Bypass.
Jalan selebar 2.5 meter tersebut saat ini ramai dan sempit. Beberapa jembatan sepanjang tersebut telah lebar, meski jalannya cukup mulus tapi sangat sempat dan rawan kecelakaan.


Zuhafni, salah seorang warga Jalan Maransi, mengatakan, sebenarnya sudah bagus dengan aspal hotmik. Tapi jalannya masih sempit. Jadi, harus dilebarkan. Sebab, saat berpapasan dengan mobil akan kesulitan. (a)



[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!