Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 16:37:40 WIB
PRO SUMBAR

Disdik Pessel Ancam Kepsek

Yang Menyalagunakan BOS Bisa Dipecat

Padang Ekspres • Senin, 24/10/2011 11:49 WIB • (yo) • 582 klik

Painan, Padek—Pesisir Selatan (Pessel) merasa berhasil dengan penyelenggaraan dana BOS (Bantuan Operasi Sekolah) selama ini. Terbukti, dari penilaian BPKP, Pessel sebagai satu daerah yang menempati penggunaan dana yang sesuai dengan indikator.


Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pessel, Rusma Yul Anwar meminta prestasi ini dipertahankan. Siapa saja kepsek (kepala sekolah) yang melanggar akan dipecat.


”Saya ingatkan kepala sekolah menggunakannya sesuai petunjuk tepat sasaran. Bila ada kecurangan atau rekayasa laporan, tidak akan diberi toleransi. Sanksinya bisa dipecat,” ungkapnya kepada Padang Ekspres kemarin.


Ada tiga indikator penilaian penggunaan dana BOS yang dinilai BPKP. Di antaranya tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu. Dia meminta harus dipertahankan kembali. Sebab saat ini sudah memasuki pencairan dana BOS tri wulan IV. Alokasi BOS di Pessel sebesar Rp 36,2 miliar. Dana ini untuk tingkat SD sebesar Rp 24,812 miliar, SLTP Rp 11,392 miliar.


Di Pessel, jumlah SD/MI 382 unit dan SLTP 68 unit yang tersebar di 12 kecamatan. Semua kepala sekolah diminta mampu membangun tim solid dalam mengelolah sekolah. Pimpinan sekolah jangan jalan sendiri, sebab akan menimbulkan persoalan yang tidak diinginkan.

”Ini agar pengelolaan sekolah tertib secara administrasi dengan tidak mengabaikan transparansi dan akuntabel. Sebab pengawasan pengunaan dana BOS ini bisa dilakukan oleh semua orang,” ujarnya. (yo)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Dari : martias,rn
Minggu, 04/12/2011 - Jam 21:48 WIB
untuk menyikapi hal yang di maksud kadis, perlu kerja keras, membanmgun kominikasi dan bekerjalah dgn mengacu kepada rambu /payung hukum serta bagi yang berkepentingan terkhusus bidang teknis yuang langsung terkait memberikan pendampingan sehingga warning dari kadis tidak menjadi kenyataan terhadap kepsek.


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!