Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 11:43:11 WIB
METROPOLIS

Padang Minta Bantu Gubernur

Irwan: Rumah Rusak Ringan Tanggung Jawab Pemko

Padang Ekspres • Senin, 24/10/2011 11:38 WIB • Gusti Ayu Gayatri • 257 klik

Sawahan, Padek—DPRD Padang mendesak Gubernur Sumbar Irwan Prayitno segera memberikan kepastian permohonan dana gempa bagi 37 ribu korban rusak ringan. Apabila kepastian permohonan tersebut tidak diberikan secepatnya, DPRD Padang tidak bisa mengakomodir sharing dana untuk korban gempa rusak ringan pada APBD 2012.  


”Surat permohanan itu telah kami layangkan awal tahun lalu ke pemerintah provinsi. Kami menunggu kepastian itu. Kalau telah ada, kami tentu bisa mengalokasikan sharing dana yang harus kami siapkan untuk membantu korban gempa  rusak ringan ini. Sebab, kini kami tengah membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara  (KUA- PPAS)  2012,” kata Ketua DPRD Padang, Zulherman, kemarin.


Zulherman mengatakan, sesuai petunjuk teknis (juknis) yang diterima  DPRD dalam penyaluran dana gempa, tanggung jawab korban gempa  rusak berat dan sedang ditanggung pemerintah pusat, sedangkan rusak ringan ditanggung APBD.  ”Dalam juknis, tidak secara tegas dinyatakan itu tanggung jawab APBD kota/kabupaten. Artinya, bisa APBD provinsi dan kota/kabupaten. Jadi tak ada salahnya kalau kami minta provinsi ikut membantu,”  ujarnya.  


Sekretaris Partai Demokrat itu mengatakan, provinsi tak bisa berlepas tangan dengan persoalan ini. ”Kalau Gubernur tidak mau mendengarkan permohonan kami, tentu kami akan mengadu lagi ke DPRD provinsi,” ucap Zulherman. Wakil Ketua DPRD Afrizal menuturkan, APBD Padang tidak mampu membayar korban rusak ringan.


Wakil Wali Kota  Mahyeldi Ansharullah  berharap  provinsi dapat membantu  Pemko dalam merealisasikan pembayaran bantuan untuk korban rusak ringan. ”Tak mungkin kami sanggup menalanginya sendiri,” sebutnya.


Menanggapi itu, Gubernur Sumbar  Irwan Prayitno mengatakan, sesuai kesepakatan, bantuan rusak ringan ditanggulangi pemerintah kota dan kabupaten. Sedangkan rusak berat dan sedang ditanggulangi pusat dan provinsi. ”Rusak ringan itu tanggung jawabnya kota/kabupaten,”  tukas Gubernur. (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!