Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 04:12:01 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Situjuahbatua, Nagari Bersejarah di Sumatera Barat

Fokus Ekonomi Kerakyatan, Ajak Perantau Investasi

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Jumat, 21/10/2011 14:05 WIB • Tim padek—Situjuahbatu • 519 klik

BANGUN EKONOMI KERAKYATAN: Sekkab Limapuluh Kota Resman, melantik Dasferi sebaga

Siapa tidak kenal dengan Nagari Situjuahbatua? Hampir sepanjang waktu, nagari yang berada di selatan Kabupaten Limapuluh Kota, dengan luas wilayah 1.560 hektare dan penduduk 4.682 jiwa ini, selalu dikunjungi pejabat sipil, militer, dosen, guru, mahasiswa, dan para legiun veteran.


MAKLUM saja, Situjuahbatua yang memiliki enam jorong, yakni Tangah, Tepi, Koto, Kubangbungkuak, Lakuang, dan Bumbuang, memang nagari bersejarah di Sumatera Barat. Di Situjuahbatua, lebih dari 60 pejuang dan rakyat sipil,  gugur demi  mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari gempuran Agresi II Belanda 1948-1949.


Para pejuang yang gugur itu, di antaranya Ketua MPRD Sumatera Tengah Chatib Soelaiman, Bupati Militer Limapuluh Kota Arisun Sutan Alamsyah, Mayor Munir Latief, Letda Syamsul Bahri, Letda Raudani, Letda Agus Yatim, Letda M Juneid, Kapten Thantawi, dan Kapten Zainudin ‘Tembak’.


Mereka, merupakan pejuangan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di bawah pimpinan Mr Syafruddin Prawiranegara yang bergerilya dari kampung ke kampung. Mulai dari Bukittinggi, Halaban, Bangkinang, Lipekkain, Sungaidareh, Pulaupunjuang, Abaisangir, Bidaralam, Sumpurkudus, Padangjopang, sampai Kototinggi.


Para pejuang yang gugur di Situjuahbatua, 15 Januari 1949, umumnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Lurahkincia. Taman makam pahlawan inilah yang sering didatangi para pejabat sipil, militer, dan para legiun veteran, untuk berziarah, terutama pada setiap tanggal 15 Januari.


Pemerintah Nagari Situjuahbatua yang kini dipimpin Dasferi AMd, anak muda berusia 33 tahun, sangat berharap Taman Makam Pahlawan Lurahkincia, segera diwujudkan sebagai Taman Makam Pahlawan Kabupaten Limapuluh Kota. Harapan Dasferi tentu tidaklah muluk-muluk.


Ekonomi Kerakyatan
Program ekonomi kerakyatan, akan diwujudkan dengan mendirikan Badan Usaha Milik Nagari (BUM Nagari). Untuk itu, cikal bakalnya sudah ada, yakni memanfaatkan dana mikro nagari yang digabungkan dengan dana Pengembangan Usaha Agropolitan (PUAP).


”Selain itu, kita akan terus merangkul para perantau Situjuahbatua, untuk mau berinvestasi di kampung sendiri. Investasi itu bisa dilakukan berdasarkan sistem saham, dengan prinsip bagi hasil dan dikelolah profesional sekaligus transparan," kata Dasferi.


Sementara, pada sektor kesehatan, Dasferi akan  berkordinasi dengan Bamus yang dipimpin Syafrizon dan KAN yang dipimpin pucuk adat MK Datuak Marajo Kayo, untuk membuat program Jamiman Kesehatan Nagari (Jamkesnag) mengadopsi program Situjuah Banda Dalam, dengan konsep yang lebih jelas dan terukur.


”Kita juga akan berupaya membuat tempat MCK dan pengadaan air bersih di jorong-jorong. Kemudian,  melakukan pengelolaan sampah rumah tangga, untuk diproses menjadi pupuk organik, sebagai solusi atas kelangkaan pupuk bersubsidi. Ini merupakan program jangka dekat yang akan kita laksanakan," kata Dasferi.


Menyinggung soal pembangunan infrastruktur, Situjuahbatua baru saja selesai membangun gedung PAUD di Kototinggi dan membuka jalan lingkar dari Kapalolabuah sampai Kebun Teh, Jorong Kubangbungkuak.


Selain itu, juga baru selesai dibangun gedung Poskesri dan dilaksanakan program Pamsimas di Kubangbungkuak. Bersamaan dengan kedua kegiatan, program air bersih di jorong Kototinggi juga telah terlaksana. Begitupula dengan gedung serbaguna, telah berdiri di Jorong Tepi.


Tinggal tiga lagi pembangunan infrastruktur yang terbengkalai di Situjuahbatua, yakni pembangunan jembatan Bumbuang. Kemudian, pembanmginan jalan Ambacang-Koto-Kubangbungkuak-Kapalolabuah. Lalu, pembangunan kantor wali nagari beserta balai adat.


”Kita berharap,  tiga pembangunan yang terbengkalai ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Selain itu, dalam waktu dekat, kita juga akan mengevaluasi aparatur nagari. Evaluasi dilakukan untuk mewujudkan pelayan masyarakat yang berkarakter, bersih dan transparan," ujar Dasferi yang dilantik 13 Oktober 2011. (***)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!