Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 16:37:30 WIB
PRO SUMBAR

DKP Putar Film Dokumenter

Padang Ekspres • Kamis, 20/10/2011 13:42 WIB • (nia) • 387 klik

Pariaman, Padek—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pariaman akan melakukan pemutaran film dokumenter tentang peristiwa bencana yang terjadi di belahan dunia, Sabtu (22/10) malam di kawasan Pantai Cermin dan difasilitasi Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Sumbar.


Kepala DKP Kota Pariaman, Yanri Leza kepada Padang Ekspres, Rabu (19/10) di Balaikota menjelaskan, kegiatan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir pantai Pariaman dan nantinya juga akan dihadiri Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman, sejumlah unsur Muspida dan kepala SKPD.


“Untuk menghadirkan masyarakat luas ini, DKP Kota Pariaman akan melayangkan surat undangan melalui kepala desa/Ketua LPM dan pemberitahuan lainnya, seperti melalui RRI Pariaman dan radio swasta di Pariaman,” terang Yanri Leza.


Untuk memelihara ketertiban dan keamanan acara, pemko akan melibatkan aparat Polresta, Kodim, Satpol PP. “Selain pemutaran film, kegiatan ini juga akan diisi dengan acara hiburan pentas terbuka bersama artis ibukota,” sebut Yanri Leza.


Sehari sebelum pelaksanaan pemturan film dokumenter bencana, Jumat (21/10) DKP Sumbar menggelar Pelatihan Mitigasi Bencana di Hotel Nan Tongga Pariaman. Acara ini akan dibuka langsung Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman.


Peserta berjumlah 40 orang, berasal dari utusan instansi, dinas terkait dan lembaga masyarakat yang kompeten. “Tujuan acara ini, untuk sosialisasi penyadaran dan peningkatan ketahanan masyarakat pesisir pantai terhadap ancaman tsunami.

Dengan adanya pelatihan dan pemutaran film ini, tentunya diharapkan akan timbul pemahaman, bahwasanya bencana, seperti tsunami bisa saja terjadi sewaktu-waktu dan kita manusia tidak dapat menolaknya,” ungkap Yanri Leza. (nia)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!