Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 01:20:41 WIB
PRO SUMBAR

Tambah 3.020 Pelanggan PLN Resmikan

Program Lisdes untuk Pasbar

Padang Ekspres • Senin, 10/10/2011 13:12 WIB • (mg10) • 572 klik

TERANGI PASBAR: Direktur Operasi Indonesia Barat PT PLN, Harry Jaya Pahlawan (du

Bukittinggi, Padek—PT PLN terus meningkatkan ketersediaan listrik di suatu daerah (rasio elektrifikasi) di Sumbar, dalam mewujudkan visi 75-100, yakni saat 75 tahun Indonesia sudah merdeka 100 persen rakyat sudah menikmati listrik. Saat ini, dari 3.904 desa/nagari di Sumbar, yang berlistrik sudah mencapai 3.464 desa/nagari.

Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, saat ini PLN melirik Pasaman Barat (Pasbar) untuk dilistriki karena rasio di daerah tersebut sampai 2010 sebesar 43,03 persen, dan Oktober tahun ini 56,37 persen. Salah satu upaya yang dilakukan  melalui Program Listrik Desa (Lisdes).


General Manager PLN Wilayah Sumbar Judi Winardi mengatakan, Program Lisdes di Pasbar mencakup sembilan kecamatan yang terdiri dari 11 nagari/desa. Di antara sebelas desa/nagari tersebut, termasuk di dalamnya Karambia Ampek Jorong Pondok, Nagari Sasak, Pasbar.


Pada Jumat (7/10) lalu, di akhir Rapat Koordinasi PLN Indonesia Barat di Balai Sidang Bung Hatta Kota Bukittinggi, Harry Jaya Pahlawan, Direktur Operasi Indonesia Barat PT PLN (Persero) didampingi Judi Winardi, menandatangani berkas peresmian Lisdes Karambie Ampek Pasbar tersebut sebagai Pro Lisdes 2011. ”Dengan adanya Program Lisdes di Pasbar ini, akan terjadi penambahan sebanyak 3.020 pelanggan sehingga rasio elektrifikasi Sumbar di luar Mentawai naik menjadi 60 persen,” jelas Judi.


Wali Nagari Karambia Ampek, Jorong Pondok, Sasak tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. ”Kami sudah sangat lama mendambakan listrik ini, terima kasih kepada PLN yang sudah mewujudkannya. Dengan masuknya listrik di daerah kami, maka kehidupan kami akan semakin layak,” ungkapnya.


Kontrak PLTMH
Pada Rapat Koordinasi PLN Indonesia Barat tersebut, Judi Winardi menandatangani enam kontrak PLTMH disaksikan Harry Jaya Pahlawan. Kontrak tersebut adalah PLTM Bayang (2 x 2,5 MW) yang berlokasi di Nagari Asam Kumbang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, PLTM Tarusan (2 x 1,6 MW) di Nagari Taratak, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, PLTM Lintau-1 (9 MW) di Nagari Kalo-kalo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanahdatar, PLTM Guntung (4 MW) di Nagari Nan Tujuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, PLTM Napal Melintang (0,58 MW) di Desa Siulak Deras Mudik, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci Jambi dan PLTM Lubuk Sao II (2,6 MW) yang berlokasi di Lubuk Sao, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.


”Potensi hidro memang memungkinkan menjadikan Sumbar sebagai etalase energi alternatif nusantara. Berkaitan dengan hal tersebut PLN terbuka untuk bekerja sama dan memfasilitasi investor untuk industri kelistrikan ini,” Judi. (mg10)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Dari : dony.anra
Senin, 17/10/2011 - Jam 10:35 WIB
pln payah setelah penambahan pelanggan yang ada malah sering mati-mati malah ber-disco pula.pln sering membuat kerusakan pada alat-alat elektronik.ini terjadi di pasbar khusunya di daerah ujung gading sekitar.


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!