Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 16:51:11 WIB
METROPOLIS

25.421 Wajib e-KTP Daftarkan Diri

Padang Ekspres • Selasa, 04/10/2011 09:48 WIB • (ayu) • 539 klik

(*)

Bypass, Padek—Sejak Program e-KTP dilaksanakan pukul 19  September lalu, sedikitnya 25.421 wajib  e-KTP di Padang telah mendaftarkan diri. Kecamatan yang paling banyak memproses e-KTP terhadap warganya adalah kecamatan Padang Barat dengan jumlah 3.232 warga wajib e-KTP. Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Dispendukcapil ) Padang targetkan seluruh wajib KTP yang berjumlah 615.299 jiwa  telah terdata dalam e-KTP pada tahun ini.


“Dari 11 kecamatan di Padang, kecamatan yang paling banyak warganya telah terdaftar dalam  program e-KTP adalah Kecamatan Padang Barat sedangkan kecamatan yang paling sedikit warganya yang telah terdaftar dalam kegiatan e-KTP adalah Kecamatan Lubukkilangan.

Sejak 19 September-2 Oktober telah terdaftar 25.421 warga Padang tedaftar dalam program e KTP. Perlu saya tegaskan lagi, tidak ada biaya yang dikenakan pada masyarakat dalam pembuatan e-KTP. Bahkan setiap kecamatan telah saya tempelkan spanduk tidak dipunggut bayaran,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Vidal Triza  kepada Padang Ekspres kemarin (3/10).


“KTP yang ada ditangan wajib KTP yang tersebar diseluruh kecamatan itu akan ditarik kembali. Selanjutkan akan diganti dengan  e KTP. Pembuatan e-KTP tidak dipungut biaya alias gratis. Satu kecamatan mendapatkan 2 alat. Jika satu kecamatan jumlah wajib KTP-nya lebih dari 30 ribu orang, maka kecamatan itu akan mendapatkan bantuan pelatan berupa  Komputer (PC)/laptop. Satu set alat dapat melayani sebanyak 150 orang yang melakukan pengurusan e KTP,” ucapnya.


Rincian perkecamatan  warga yang telah  terdaftar dalam  dalam program e-KTP adalah Kecamatan  Padangselatan sebanyak 1. 702  jiwa, Padangtimur 3.137 jiwa, Padangbarat 3.232 jiwa, Padangutara 2.214 jiwa, Bungus Telukkabung 1.707 jiwa,  Lubukbegalung 3.008 jiwa, Lubukkilangan 1.620 jiwa, Pauh 2.303 jiwa, Kuranji 1.863 jiwa, Nanggalo 2.180 jiwa, Kototangah 2.455 jiwa.


“Kami targetkan, pendaftaran warga yang masuk dalam program e-KTP ini akan tuntas dalam tahun ini,” ucapnya
Vidal menyebutkan, ada beberapa manfaat e-KTP yaitu mencegah  dan menutup  peluang adanya  KTP ganda dan KTP palsu, sehingga memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi penduduk, untuk mendukung terwujudnya database  kependudukan yang akurat sehingga data pemilih dalam pemilu dan pemilukada yang  selama ini sering bermasalah tidak akan terjadi lagi.


 Manfaat lainnya, dapat mendukung peningkatan keamanan negara sebagai dampak  positif dari tertutupnya peluang KTP ganda dan KTP palsu. Selama ini para pelaku  kriminal termasuk teroris, TKI Ilegal dan perdagangan orang umumnya menggunakan  KTP ganda dan KTP palsu.


KTP elektronik merupakan KTP nasional yang memenuhi ketentuan yang diatur  UU Nomor 23 Tahun 2006  tentang Administrasi Kependudukan dan Perpres  Nomor 26 tahun 2009 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk  Berbasis Nomor Induk  Kependudukan secara Nasional. Sehingga berlaku secara nasional. Dengan demikian,  mempermudah  penduduk untuk mendapatkan pelayanan dari lembaga pemerintah dan swasta karena tidak lagi memerlukan KTP setempat.


Katanya, proses penerbitan e-KTP adalah penduduk wajib KTP datang dengan membawa surat panggilan mendatangi tempat pelayanan, petugas melakukan verifikasi data, petugas operator melakukan pengambilan dan perekaman pasfoto penduduk, petugas melakukan perekaman tanda tangan penduduk, petugas melakukan perekam  seluruh sidik jari tangan penduduk, dimulai dari tangan kanan kemudian tangan kiri, petugas membubuhkan tanda-tangan dan stempel pada surat panggilan yang sekaligus sebagai tanda bukti penduduk telah melakukan perekam pasfoto, tandatangan dan sidik jari, penduduk pulang ke rumah  masing-masing dan menunggu panggilan berikutnya untuk mengambil e-KTP.


“Itu alur proses penerbitan e-KTP. Saya minta warga mensukseskan program ini. Tanpa adanya dukungan dari masyarakat tentu program ini tidak akan berjalan dengan baik,” ucapnya. (ayu)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!