Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 05:07:49 WIB
PRO SUMBAR

Ulat Serang Pohon Kelapa

Padang Ekspres • Senin, 26/09/2011 11:48 WIB • (mg9) • 283 klik

Solok, Padek—Beberapa waktu lalu gerombolan ulat bulu menyerang tananam warga. Baik di Jawa maupun di Sumbar, seperti di Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Kini ulat menyerang pohon kelapa milik warga di sejumlah nagari Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Ratusan pohon kelapa terlihat meranggas dan mati pucuk.


Hingga kemarin, masyarakat kian khawatir dengan kejadian ini.  Serangkan urat terus meluas. Terutama di kawasan Nagari Guguk, Nagari Talang hingga sejumlah nagari lainnya di Kecamatan Gunung Talang. Masyarakat nyaris tak bisa berbuat banyak mengatasinya. Penyemprotan obat pestisida dari berbagai merek nyaris tak memperbaiki keadaan.

Ibet,30, Warga Nagari Guguk, menyebutkan serangan ulat hampir merata, dan hingga kini belum diketahui obat penangkalnya. Tanaman yang diserang ulat ditandai dengan matinya bagian pucuk, daun yang semula hijau pun mengering hingga akhirnya rontok. Bila diperhatikan secara seksama, terlihat bagian daun rusa dan buah membusuk. Ulat-ulat ini juga mulai menjalar ke Nagari Talang, Cupak, hingga Koto Baru. (mg9)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!