Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 15:03:56 WIB
PRO SUMBAR

Kenalkan Teknologi Tepat Guna

Padang Ekspres • Sabtu, 24/09/2011 13:22 WIB • (nia) • 276 klik

Pariaman, Padek—Pemko Pariaman melakukan pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) pengasapan ikan lele di Kantor Desa Palak Aneh, Kecamatan Pariaman Selatan, kemarin. Pelatihan ini ditujukan untuk peningkatan pembangunan melalui pola partisipatif dan energisitas untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat serta pengentasan kemiskinan di desa-desa dan kelurahan yang memiliki potensi ekonomi.


Pelatihan selama tiga hari itu dibuka Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman. Jumlah peserta pelatihan 50 orang, dari perwakilan 9 desa. Yakni Desa Naras Hilir, Naras I, Sungai Rambai, Cimparuah, Palak Aneh, Pauah Barat, Punggung Ladiang, Sungai Pasak dan Koto Marapak.


Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Balai Riset dan Standarisasi Industri (Baristan) Padang, Pailin dan BPMD Pariaman.
Ketua Pelaksana, Lanefi yang juga Kepala BPMD Pariaman berharap masyarakat dapat mengaplikasikannya sehingga masyarakat yang berternak ikan lele tidak hanya sebatas beternak.

Tapi bisa mengolah dan memilki nilai jual yang tinggi sehingga menambah lapangan kerja bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bermaksud memberikan keterampilan kepada masyarakat dan mengenalkan teknologi tepat guna,” tutupnya. (nia)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!