Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 18:33:02 WIB
RAKYAT SUMBAR

KKN Unitas Kedepankan Posdaya

Padang Ekspres • Minggu, 18/09/2011 10:31 WIB • (mg8) • 258 klik

Padang, Padek—Sebanyak 270 mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) Padang dilepas mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 11 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. KKN ini ditujukan untuk membentuk karakter masyarakat yang suka bekerja keras dan bekerja cerdas. ”Ini KKN perdana di Unitas, semoga yang perdana ini bisa berjalan sesuai harapan,” kata Emhasbi, Wakil Rektor III di teras utama kampus Unitas kemarin (17/9).

Program ini mengambil tema pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) mengandeng BKKBN sebagai mitra program. ”BKKBN ada program usaha peningkatan pendapatan keluarga (UPPKS) yang sejalan dengan tema KKN kami, makanya kita bekerja sama agar program-program tersebut bisa tersosialisasi dengan baik di masyarakat,” kata Zasmeli Suhaemi, ketua panitia kegiatan tersebut.


Dia menyebutkan, peserta KKN berasal dari fakultas hukum, ekonomi, dan pertanian. Program KKN itu sendiri, menurut Zasmeli, tidak mengikat mahasiswa untuk berada di lokasi KKN selama program berlangsung. ”Jadi ini fleksibel. Artinya, peserta KKN tidak mesti di lapangan setiap hari, disesuaikan dnegan jadwal kerjanya. Tetapi tetap harus menbuat program kemasyarakat dan melaporkan hasil kegiatan tersebut,” katanya.


Hal itu dilakukan mengikat mayoritas mahasiswa Unitas sudah bekerja. Sehingga dilaksanakan tanpa mengganggu kerja mereka. ”Kerja tetap, bakti ke masyarakat juga jalan terus,” ujar Zasmeli. KKN itu sendiri akan memakan waktu selama tiga bulan penuh dari 24 September hingga 24 Desember. Dari situ dia berharap, mahasiswa Unitas bisa menjadi fasilitator dan motivator masyarakat untuk menjawab persoalan yang ada di daerahnya. (mg8)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!