Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 15:00:56 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Plat Non-BA Dianjurkan Balik Nama

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Kamis, 15/09/2011 11:55 WIB • (fd) • 977 klik

KEPADATAN TERMINAL:  Puluhan bus AKDP memadati terminal Auakuniang. Diharapkan k

Bukittinggi, Padek—Pemilik kendaraan non-BA yang masih ada di Bukittinggi atau kendaraan BA seri luar Bukittinggi diharapkan dapat melakukan balik nama kendaraan bermotor (BBN KB) di kantor pelayanan Bukittinggi. Dengan demikian, semua kendaraan di Bukittinggi dapat terdata secara benar. Selain itu juga memudahkan pemilik kendaraan membayar pajak dan berpartisipasi untuk meningkatkan pendapatan daerah.


Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pendapatan (UPTD PP) Sumbar Cabang Bukittinggi menargetkan penerimaan pendapatan Rp19 miliar lebih dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN KB) tahun ini.


Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Cabang Bukittinggi, Misral menargetkan Rp19 miliar lebih itu, Rp 18.929.201.000 berasal dari PKB dan Rp 39.484.475 dari BBN KB.


”Kami sarankan bagi pemilik kendaraan yang belum balik nama agar segera mengurusnya. Sehingga kepemilikan kendaraan lebih terjamin keabsahannya. Selain itu juga akan menjadikan data kendaraan akan semakin riil tercatat,” ajak Misral.


Menurut Misral, untuk BBN KB biayanya tidak terlalu besar dan pengurusannya mudah. Untuk balik nama hanya dipungut sebesar 1 persen dari harga kendaraan, kemudian ditambah dengan biaya pembuatan STNK, BPKB  dan plat nomor kendaraan.


Pembelian plat nomor kendaraan, STNK dan BPKB, kata Misral, dikenai biaya tambahan dan akan dimasukkan ke penerimaan negara bukan pajak. Namun Misral tidak menyebutkan secara rinci berapa harga masing-masing pelayanan tersebut.


Realisasi PKB sejak Januari hingga Agustus tercatat Rp 13 miliar lebih. Dari realisasi saat ini sudah mendekati target realisasi yang akan dicapai.  “Mudah-mudahan target realisasi kita tahun ini bisa tercapai dengan baik,” kata Misral.


Ketika disinggung soal pemutihan bagi kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang atau TDU, Misral tidak bisa memastikan kapan akan dilakukan pemutihan. Sebab bukan kewenangannya untuk menjawab persoalan tersebut dan menentukan kapan akan dilakukan pemutihan.


”Itu yang menentukan Dinas Pendapatan dan Keuangan Daerah Sumbar melalui persetujuan gubernur. Kita hanya mengajukan permohonan saja, namun DPKD yang akan mempertimbangkannya dan diajukan ke Gubernur kemudian kita melaksanakannya,” jawab Misral.     


Menurut Misral, pemutihan bagi kendaraan TDU terakhir dilakukan pada Agustus 2009 lalu. “Kami belum lihat ada tanda-tanda akan dilakukan pemutihan dalam waktu dekat,” tukasnya. (fd)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!