Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 00:01:26 WIB
BERITA DAERAH

Kota Payakumbuh

Pekan Budaya Pakai Baju Kuruang

Padang Ekspres • Berita Budaya • Sabtu, 10/09/2011 12:32 WIB • (frv) • 296 klik

Payakumbuh,Padek—Pasangan Wali Kota Payakumbuh Josrizal Zain dan Wawako Syamsul Bahri, mengajak seluruh pegawai dan guru serta masyarakat, untuk mengenakan pakaian koko atau guntiang cino  dan baju kurung, selama berlangsungnya Pekan Budaya Sumbar, di Payakumbuh, 11-17 September 2011.


Pekan Budaya Sumbar yang dipercayakan Pemprov Sumbar di Payakumbuh, menurut Josrizal Zain, sebuah kehormatan bagi pemko, dalam mengangkat potensi budaya kota ini ke tengah masyarakat. Momen ini,  harus diberdayakan dan  dimanfaatkan seluruh anak negeri.


“Memakai pakaian tradisional Minangkabau, seperti baju koko atau guntiang cino dan baju kurung,  salah salah satu bentuk  wujud  peran serta warga mengaplikasikan budaya,” ucap Josrizal.


Dikatakan, pasca-Pekan Budaya nanti, dalam keseharian masyarakat, akan lebih baik, budaya memakai baju koko, guntiang cino dan baju kurung, tetap dilestarikan. “Kalau budaya berpakaian tradisional itu tetap dipertahankan, bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisman untuk berkunjung ke kota ini,” sebut wali kota. (frv)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!