Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 13:21:10 WIB
PRO SUMBAR

Petani Budidaya Jamur Tiram

Tingkatkan Pendapatan Usaha Keluarga

Padang Ekspres • Jumat, 26/08/2011 15:03 WIB • Herry • 1124 klik

Jamur tiram banyak mempunyai keistimewaan. Di samping rasanya enak dibikin sayur

Sawahlunto, Padek—Pemko Sawahlunto saat ini mengajak petani untuk memasyarakatkan tanaman palawija seperti jamur tiram. Sebelumnya, pemko fokus mengembangkan tanaman perkebunan cokelat, karet serta mahoni.


Wali Kota Sawahlunto, Amran Nur mengatakan, jamur tiram mudah tumbuh dan tidak banyak menguras tenaga. Ibu-ibu rumah tangga yang tidak mempunyai lahan, sembari mengurus keperluan rumah tangga juga bisa menanam jamur tiram.


“Ini usaha baru, jamur tiram tidak hanya mampu mengatasi kebutuhan rumah tangga untuk disayur, namun juga punya keistimewaan dapat meningkatkan pendapatan usaha keluarga,” ujar Wali Kota Sawahlunto, Amran Nur saat acara bazar  di halaman parkir kantor  Balaikota  Sawahlunto, akhir pekan lalu.


Menurut Amran, warga supaya proaktif dan bertekad untuk mengubah nasibnya ke arah yang lebih baik. Sedangkan pemerintah hanya bersifat memfasilitasi  atau mendorong bagaimana warganya mampu berbuat ke arah yang lebih baik.


“Jangan mau dikatakan sebagai warga miskin yang selalu meminta. Tapi ubahlah nasib dengan upaya bekerja keras,” imbuhnya.
Pada bazar/pasar murah ini, BRI unit Sijunjung menyediakan 1.800 paket sembako untuk warga kurang mampu. Paket itu terdiri minyak goreng, gula 2 kg, agar-agar serta paket teh. Jumlah keseluruhan Rp50 ribu, namun warga hanya dipungut Rp35 ribu perpaket.


Pasar murah ini mendapat respons positif dari masyarakat. Pasalnya dalam menghadapi Lebaran yang tinggal hitungan jari, masyarakat sangat membutuhkan sembako tersebut.


Pelatihan Pengolahan Jamur Tiram
Sementara itu, Dinas Sosial Tenaga Kerja Sawahlunto menggelar pelatihan dan pembekalan pengolahan makanan dari jamur tiram menjadi berbagai produk makanan siap saji. Jamur tiram tidak hanya memiliki rasa enak dan gurih, namun juga punya keistimewaan tersendiri, memiliki kadar gizi cukup tinggi.


“Jamur tiram banyak mempunyai keistimewaan, disamping rasanya enak dan sedap bila dibikin sayur, bahkan kadar gizinya lebih tinggi dari daging. Bahkan jamur tiram tidak mengandung  kolesterol,”  ujar Kabid Tenaga Kerja Dinsosnaker Sawahlunto, Megadiani kepada Padang Ekspres, kemarin (25/8).


Selain mempunyai gizi yang cukup tinggi,  jamur  tiram  merupakan  usaha sampingan  baru  yang menjanjikan bagi ibu-ibu rumah tangga yang tidak mempunyai lahan luas. Jamur tiram dapat diusahakan di atas lahan seluas 3 x 4 meter.


Jamur tiram dalam waktu relatif singkat hanya sekitar 40 hari sudah dapat menghasilkan. Keistimewaan lain dari jamur, dapat dipanen setiap hari, selama 4 bulan. Meskipun harga jamur belum begitu memadai di pasaran hanya Rp20 ribu/kg, namun jamur dapat diolah menjadi beraneka macam produk makanan. Seperti sate jamur, bakso, sup jamur, cake, puding, martabak dan nugget.


Warga Sawahlunto yang sudah berhasil mengikuti pelatihan budidaya dan pengolahan maknan dari jamur, saat ini sudah ada yang membuka lapangan usahanya dari jamur. Di antaranya, Rinaldi di Kampung Teleng, Kecamatan Lembah Segar, budidaya dan pengolahan makanan jamur, Aniar dari Desa Rantih, Feri dan Irza di Silungkang yang membuka usaha pengolahan makanan dari jamur. (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Kamis, 09/02/2012 - Jam 22:57 WIB
kami telah budidaya jamur di payakumbuh sumbar, supliyer bibit dan badglog utk wilayah sumbar dan luar sumbar< berminat? hubungi kami : adil 085274103321 / 0813631555857
Jumat, 16/09/2011 - Jam 13:46 WIB
saya sangat tertarik atas budi daya jamur, dimana sya bisa dapat memperlajari budi daya jamur ini,terima kash
Sabtu, 03/09/2011 - Jam 17:22 WIB
memang jamur tiram bisnis yang menjanjikan saya yang sudah mencoba menanam budidaya jamur tiram di singkut sarolangun jambi bila anda pembaca komen ini anda minat hub 081366371447


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!