Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 14:39:00 WIB
EKONOMI BISNIS

Mebel Klasik di Sentral Jepara

Padang Ekspres • Jumat, 19/08/2011 13:29 WIB • (eni) • 1258 klik

Mebel Jepara:  Kursi tamu model terbaru di Sentral Jepara. Menyambut Lebaran tah

Padang, Padek—Lebaran tinggal menghitung hari. Ibu-ibu rumah tangga sudah kasak-kusuk mempersiapkan segara sesuatu untuk menyambut hari kemenangan ini. Meski tak dianjurkan, namun tetap saja hari raya disambut dengan segala yang baru. Seperti baju baru dan perabotan baru.  
Hingga tak heran, toko perabot ramai dikunjungi konsumen. Produsen pun jauh-jauh hari sudah menyiapkan stok berlebih untuk mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen.


Di Plaza Mebel Sentral Jepara misalnya. Pemilik, Ulvia Irzal mengaku setiap Lebaran melaunching model-model mebel terbaru dan klasik. Untuk kursi tamu ada kursi makan ada  model-model klasik yang cantik. Ada namanya barcelona, merkurio, fercase hingga manohara  untuk kursi makan.  

Model minimalis katanya tetap paling laris. Sebab selain simpel, cocok untuk ruangan yang terbatas harganya pun terjangkau oleh semua kalangan.
”Kita bisa menjual dengan harga yang agak miring karena barang yang kita jual semuanya diproduksi di workshop sendiri di Jepara Jawa Tengah,” kata Ulvia kepada Padang Ekspres kemarin seraya menyebut, mebel di sini harganya mulai Rp4 juta untuk kursi tamu dan Rp2,5 juta untuk kursi teras.


Sesuai namanya, mebel di sini bahan dasarnya memakai kayu jati asli Jepara dengan ukiran jepara yang dikerjakan oleh tenaga ukir juga asli Jepara. Pembeli juga bisa memilih model  dan bahan apa yang akan dipakai seperti untuk jok, apakah pakai kulit atau kain bludru. “Semua jok kita adalah barang dari luar, jadi dari segi kualitas jauh lebih baik,” jelas Ulvia yang sudah memulai bisnis ini sejak tahun 1994 lalu.


Karena sudah punya workshop sendiri, pihaknya kata Ulvia, juga bertindak sebagai pemasok ke toko-toko lain. Konsumen mebel ini juga tak lagi terbatas pada konsumen dalam Sumbar, provinsi tetangga tapi juga sudah merambah ke luar negeri. “Ada juga orang Maroko dan Thailand yang suka mebel jepara ini. Kalau orang Jepang sukanya yang unik dan klasik,” katanya.


Meski sudah banyak cabang tokonya di beberapa lokasi dan kota, namun tiap-tiap toko atau plaza mebel punya ciri khas sendiri-sendiri yang tak ada di cabang lain.


Jika kita berkunjung ke plaza mebel Jati Jepara Gunung Pangilun Padang, beberapa kebutuhan sekaligus bisa kita dapatkan. Di sini juga ada kain gorden berbagai jenis dengan kualitas terbaik, kamar set, bahkan pakaian pengantinnya. Selain itu juga ada galeri songket Silungkang dan batik Minang yang diprakarsai sendiri putri asli Silungkang Sawahlunto ini.  Tak ketinggalan, kue kering untuk Lebaran juga ada. (eni)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Minggu, 13/11/2011 - Jam 09:53 WIB
informasinya menarik i like it.


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!