Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 02:33:39 WIB
PRO SUMBAR

PNS Sijunjung tak Terima THR

Tahun Lalu, BPK Temukan Penyimpangan

Padang Ekspres • Kamis, 11/08/2011 13:27 WIB • Alee Kitonanma • 326 klik

Sijunjung, Padek—Sama dengan PNS Pemko Padang, PNS Sijunjung juga hampir dipastikan tidak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada Lebaran tahun ini. Pasalnya pada THR sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan penyimpangan.


“Berapalah gaji yang biasa ditunggu perbulan, menghadapi Lebaran, tentu saja tidak cukup. Perusahaan daerah (Perusda) saja menerima, masak kami tidak. Tidak itu saja, kami juga telah menghubungi rekan-rekan PNS di beberapa daerah-daerah tetangga, mereka tetap menerima THR. Di Sawahlunto, mereka juga menerima THR,” tutur “RS”, salah seorang PNS Sijunjung.


Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Sijunjung, Hasmizon membenarkan adanya temuan BPK pada laporan keuangan THR tahun lalu. Oleh karena itu, pemkab mengambil kebijakan untuk menghapus THR tahun ini.


Selain temuan penyimpangan, BPK juga menilai THR tidak memiliki landasan hukum yang kuat untuk daerah Sijunjung. Hasmizon menjelaskan, ini mutlak kebijakan daerah. Bersama DPRD, pemkab telah menyepakati THR tahun ini, ditiadakan. Ini bukan karena dana tidak ada, atau pemkab tidak mau membagikan. Tapi, semata-mata hanya karena aturan yang mengatur.


“Sebenarnya temuan ini tidak hanya di Sijunjung, tapi juga di daerah lain. Hanya saja, daerah lain mungkin belum teraudit oleh BPK dan daerah kita untuk sementara menjadi sampel atas temuan ini. Kalau sudah jelas begini, tentu saja pemkab tidak mau ambil risiko. Seandainya nanti dikembalikan, mengumpulkan uang dari ribuan pegawai, itu bukanlah hal yang mudah,” papar Hasmizon saat ditemui Padang Ekpsres di ruang kerjanya, kemarin (10/8).


Hasmizon menambahkan, biasanya setiap tahun, Pemkab Sijunjung mengalokasikan Rp6 miliar untuk THR PNS. Tahun lalu, THR PNS golongan I, II, dan honorer Rp750 ribu. Sedangkan untuk golongan III dan IV, Rp 1 juta. (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!